Akan Gelar Aksi, Pengusaha Penggilingan Minta PT Wilmar Padi Indonesia Ditutup
SERANG – Ribuan Pengusaha penggilingan padi yang ada di Provinsi Banten, akan menggelar aksi di depan PT Wilmar Padi Indonesia pada Rabu (30/8/2023).
Salah satu pengusaha penggilingan padi, Cecep mengatakan aksi ini merupakan tindak lanjut setelah beraudiensi dengan wakil ketua MPR RI Yandri Susanto.
“Kami sudah melakukan audiensi dengan Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto. Kemudian ini tindak lanjut dari hasil audiensi tersebut dalam hal mempersiapkan aksi demonstrasi di PT Wilmar,” ucap Cecep kepada wartawan saat konsolidasi di Ciruas, Selasa (29/8/2023).
Pengusaha penggilingan padi tersebut melakukan unjuk rasa lantaran melambungnya harga gabah yang dijual petani, sehingga para pengusaha penggilingan padi tidak bisa membeli harga gabah.
“Kami sangat terasa dampak dari kehadiran PT Wilmar yang berada di Kabupaten Serang, harga gabah saat ini cukup tinggi, berdampak pada beras, PT Wilmar dapat memproduksi padi ribuan ton sementara gabahnya itu diambil dari wilayah Banten,” ujar Cecep.
Lanjut, dirinya bersama ribuan pengusaha penggilingan padi yang ada di Provinsi Banten menuntut PT Wilmar Padi Indonesia ditutup.
“Yang menjadi tuntutan kami dalam demonstrasi nanti agar PT Wilmar ditutup, Agar PT Wilmar tidak berproduksi lagi di sub industri padi beras,” pungkasnya. (*/Fachrul)

