Anyer Jadi Opsi Lokasi PSEL, Wakil Bupati Serang: Tunggu Evaluasi KLHK
SERANG – Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, menegaskan bahwa penunjukan kawasan Anyer sebagai lokasi pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) masih sebatas opsi dan menunggu hasil evaluasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Menurut Najib, terdapat sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi sebelum penetapan lokasi, di antaranya ketersediaan lahan minimal lima hektare, kajian analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), serta keterkaitan dengan kawasan industri.

“Semuanya itu masih berupa opsi dan menunggu evaluasi dari kementerian KLHK. Kenapa? Karena itu tidak mudah. Syaratnya harus lima hektare minimal, nanti amdalnya di mana, dan ketiga harus berdekatan dengan kawasan industri. Jadi logikanya harus terkoneksi dengan kebutuhan kawasan industri. Kalau misalkan PSEL jauh dari kawasan industri, nanti high cost lagi. Itu bagian dari studi kelayakan kementerian,” jelas Najib, Kamis (4/9/2025).
Ia menambahkan, kawasan Anyer saat ini memang menjadi salah satu lokasi yang ditunjuk untuk dipertimbangkan.
Namun, kepastian penetapan tetap menunggu hasil studi kelayakan dari KLHK.
“Penunjukan kawasan Anyer untuk PSEL itu salah satu yang dituju, nanti bagaimana hasil studi kelayakan KLHK,” pungkasnya. (*/Fachrul)

