Iklan Banner

Banjir Cikande Belum Surut, Gerindra Dorong Pembangunan Tanggul Permanen Sungai Cidurian

DPRD Kota Serang HPN

 

SERANG – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, hingga Sabtu (17/1/2026) masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. Ratusan rumah warga di Desa Songgom dan Desa Koper terendam akibat luapan air yang terus meningkat.

Kondisi diperparah oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir. Di sejumlah titik, ketinggian air justru dilaporkan kembali naik.

Banjir yang telah berlangsung selama lima hari ini memaksa lebih dari seribu warga dari sekitar 450 kepala keluarga meninggalkan rumah mereka.

Sebagian besar warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri ke rumah sanak keluarga, tetangga, serta memanfaatkan masjid, musala, dan pos ronda sebagai tempat tinggal sementara.

Peristiwa banjir di Cikande bukan kali pertama terjadi. Luapan Sungai Cidurian yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi disebut sebagai faktor utama terjadinya banjir berulang.

Kondisi sungai yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras membuat kawasan sekitar rawan terendam.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibin, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dan berkelanjutan untuk mengatasi persoalan banjir.

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Serang agar segera membangun tanggul permanen di sepanjang aliran Sungai Cidurian sebagai solusi jangka panjang pencegahan banjir.

Selain itu, Muhibin juga menilai perlunya pengadaan alat berat berupa ekskavator amfibi.

Menurutnya, minimal empat unit alat tersebut harus dimiliki pemerintah daerah untuk mempercepat proses normalisasi sungai dan penanganan darurat saat banjir terjadi.

“Ekskavator amfibi sangat penting agar bisa digunakan kapan saja, baik untuk penanganan banjir maupun normalisasi sungai secara cepat dan efektif,” kata Muhibin, Sabtu (17/1/2026).

Ia menegaskan, tanpa penanganan yang serius dan terencana, banjir di wilayah Cikande berpotensi terus berulang dan semakin merugikan masyarakat.

“Sekali lagi saya tegaskan, harus ada langkah konkret dan serius agar persoalan banjir ini tidak terus menjadi penderitaan warga,” tutupnya.***

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien