Iklan Banner

Bantah Isu Terminal Bayangan, DAMRI Serang Pastikan Operasional Tetap di Terminal Pakupatan

Pandeglang Gerindra HUT

 

SERANG – Kepala Cabang DAMRI Serang, Maman Suparman, angkat bicara terkait bus Damri yang tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal Pakupatan Serang, melainkan naik dan turun penumpang yang di kawasan KSB.

Ia menegaskan fenomena tersebut tidak hanya dilakukan oleh DAMRI, melainkan juga oleh sejumlah operator lain.

“Memang faktanya ada penumpang naik turun di situ, tapi bukan hanya DAMRI. Operator lain malah lebih banyak. DAMRI hanya beroperasi satu jam sekali,” ungkapnya saat ditemui di kantor Damri, Senin (24/11/2025).

Maman mengakui, keberadaan loket DAMRI di Kota Serang Baru (KSB) bukan merupakan terminal bayangan.

Loket tersebut, kata dia, hanya berfungsi sebagai tempat penjualan tiket, sementara seluruh aktivitas operasional tetap dilakukan di Terminal Pakupatan, Kota Serang.

“Dari awal terminal dibuka, kami sudah ada di sana. DAMRI tetap beroperasi dari Terminal Pakupatan, dan petugas kami standby sejak pukul 00.00,” ucapnya.

Menurutnya, DAMRI saat ini mengoperasikan sejumlah rute dari Terminal Pakupatan, di antaranya Cirinten, Ciboleger, Cikeusik, Sumur, hingga layanan Bandara Soekarno–Hatta dengan jadwal keberangkatan setiap satu jam sekali.

“Semua layanan tersebut tetap masuk ke Terminal Pakupatan sesuai regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Agil HUT Gerindra

Lalu, Maman membuka ruang dialog apabila pemerintah daerah berencana menertibkan aktivitas di kawasan tersebut.

Ia menyatakan DAMRI siap mendukung langkah penataan dan menjadi contoh bagi operator lain.

“Saya sangat sepakat. Kalau pemerintah ingin menata KSB, semua harus ikut aturan. DAMRI siap jadi yang pertama memberi contoh,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen mendukung penguatan Terminal Pakupatan, DAMRI, kata Maman, tengah menyiapkan langkah konkret.

Salah satunya dengan rencana menyewa area khusus di dalam terminal sebagai lokasi parkir armada.

“Kami sudah bicara dengan Kepala Balai soal rencana sewa. Kalau biayanya sesuai, kami ambil. Tujuannya agar kendaraan tidak terlalu jauh dari terminal dan sekaligus mendukung aktivasi terminal,” ungkapnya.

Maman menegaskan bahwa fokus DAMRI tetap sama, yakni seluruh layanan harus kembali terpusat di terminal resmi.

Pihaknya memastikan akan mengikuti seluruh kebijakan yang ditetapkan Dinas Perhubungan dan Pemerintah Kota Serang.

“Kami mendukung penuh penertiban. Prinsipnya, apa pun kebijakan pemerintah untuk kebaikan masyarakat, kami ikut,” tutup Maman.***

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien