Dorong Prestasi Klub Sepakbola, Fasilitas Banten International Stadium Bakal Dilengkapi

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), bakal fokus melengkapi fasilitas penunjang di Banten International Stadium (BIS).

Fasilitas tersebut berupa akses jalan dan sarana pendukung lainnya.

Jika seluruh fasilitas tersedia dengan baik, BIS diharapkan dapat menjadi stadion kebanggaan masyarakat Banten.

“Ini harus menjadi konsen kita, karena stadion ini harus kita akui salah satu yang terbaik di Indonesia dari sisi lapangan,” ungkap Gubernur Banten Andra Soni usai menyaksikan pertandingan Liga Pegadaian Championship antara Adhyaksa FC Banten melawan FC Bekasi City di BIS, Senin (22/9/2025).

Tapi dari sisi penunjang, kata Andra, memang perlu kerja keras lagi agar stadion yang diresmikan pada 9 Mei 2022 ini, bisa lebih membanggakan warga Banten.

Total BIS sendiri memiliki kapasitas mencapai 30 lebih ribu penonton. Artinya, setiap pertandingan memiliki potensi semakin ramai penonton jika fasilitas penunjang sudah lengkap.

“Mungkin ini belum sepertiga dari total kapasitas,” katanya.

Andra Soni juga menyampaikan selamat kepada Adhyaksa FC Banten yang sukses meraih tiga poin pada laga kandang perdananya.

Ia berharap tim-tim asal Provinsi Banten yang berlaga di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 dapat terus berkembang dan meraih hasil maksimal.

Sementara itu, Ketua Harian Adhyaksa FC Banten Siswanto menyampaikan rasa syukur atas kemenangan timnya.

Ia juga berharap dukungan masyarakat untuk Adhyaksa FC Banten semakin kuat.

“Alhamdulillah, kita kembali memenangkan pertandingan, kita akan berjuang kembali untuk pertandingan-pertandingan yang akan datang. Mohon doa serta dukungannya semoga sesuai dengan harapan kita untuk bisa masuk ke Liga 1,” pungkasnya.

Melansir laman Instagram @dpupr_banten, BIS ternyata mampu menampung 30.038 penonton.

Pada pertandingan Adhyaksa FC Banten melawan FC Bekasi City, Senin (22/9/2025), tercatat sebanyak 7.238 penonton yang datang ke BIS.

Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan, mengatakan bahwa fasilitas BIS sudah melalui penilaian Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Arlan mengungkapkan, desain dan perencanaannya untuk jalan sudah dilakukan dan juga pihaknya bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan akses Jalan Raya Pandeglang–Serang yang akan diprioritaskan untuk pembangunan.

“Harapannya tahun depan bisa masuk tahapan pembahasan lahan,” ujar Arlan.

Nilai kebutuhan lahan, diperkirakan mencapai Rp174 miliar dan diharapkan bisa dibantu pembiayaannya oleh kementerian maupun perusahaan.

Arlan mengungkapkan, BIS sendiri masuk dalam wacana venue pertandingan persahabatan antar negara atau Internasional. (*/Adv)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien