Dugaan Kekerasan oleh Oknum Satgas Dispora Kota Serang Dikecam Mahasiswa, Desak APH Bertindak Tegas
SERANG—Koalisi mahasiswa Banten mengecam keras terhadap dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satuan Tugas (Satgas) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang.
Peristiwa tersebut dilaporkan melibatkan seorang terduga pelaku bernama Rendi, dengan dua korban yakni Zul dan Abas.
Perwakilan Koalisi mahasiswa Banten Menggugat Geri Wijaya menyebut, tindakan kekerasan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum yang berlaku.
Ia menilai, tindakan tersebut tidak hanya merugikan korban secara fisik dan psikologis, tetapi juga mencoreng nama baik institusi pemerintah.
“Tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. Kami mengecam keras peristiwa ini dan menuntut adanya penegakan hukum yang tegas,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Pihaknya juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil langkah konkret dengan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, transparan, dan profesional.
Selain itu, mereka juga meminta agar terduga pelaku diproses sesuai hukum tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
Lebih lanjut, mahasiswa juga menekankan pentingnya perlindungan dan pemulihan bagi para korban, Zul dan Abas, baik dari segi fisik maupun mental.
Mereka berharap kasus ini dapat diusut hingga tuntas agar tidak terulang di kemudian hari.
Aksi kecaman ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu kekerasan serta komitmen dalam mengawal keadilan dan penegakan hukum di Indonesia.***


