Iklan Banner

Gegara Pencairan Bansos, Layanan Administrasi Kependudukan di Kota Serang Capai Ratusan Dalam Sehari

Pandeglang Gerindra HUT

 

SERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang mencatat lonjakan signifikan dalam permohonan layanan administrasi kependudukan selama tiga pekan terakhir.

Kenaikan ini dipicu oleh kewajiban pemutakhiran data bagi warga yang hendak mencairkan Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Yusrini Pratiwiningrum, membenarkan peningkatan volume pelayanan tersebut. Ia menyebut, jumlah pemohon meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.

“Biasanya rata-rata pemohon hanya sekitar 300 hingga 350 orang per hari. Sekarang bisa mencapai 450 orang,” ungkap Yusrini saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, mayoritas warga datang untuk memperbarui Kartu Keluarga (KK) menjadi format terbaru yang sudah dilengkapi Tanda Tangan Elektronik (TTE) atau barcode.

Selain itu, perubahan elemen data seperti alamat domisili, penambahan anggota keluarga, hingga status pekerjaan juga menjadi alasan utama kedatangan masyarakat.

Agil HUT Gerindra

“Banyak warga yang mengubah data pekerjaan, misalnya dari karyawan menjadi buruh atau wiraswasta, agar datanya sesuai dan valid sebagai penerima bantuan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi antrean panjang, Disdukcapil Kota Serang menerapkan sejumlah langkah cepat. Petugas dari bagian back office dikerahkan membantu pelayanan di bagian depan, serta jumlah operator loket ditambah secara fleksibel.

“Biasanya ada 13 operator yang bertugas, tapi sekarang kami tambah satu sampai dua orang sesuai kepadatan antrean,” kata Yusrini.

Selain menambah personel, pihaknya juga menyiagakan mobil pelayanan keliling yang akan diaktifkan bila situasi di kantor terlalu padat.

“Kami berupaya mengurai antrean dengan menambah petugas dan mengaktifkan mobil layanan ketika dibutuhkan,” tegasnya.

Meski terjadi lonjakan permohonan, Yusrini memastikan ketersediaan blangko dokumen kependudukan masih aman. Warga diimbau tidak khawatir kehabisan stok saat mengurus dokumen.

Adapun gelombang pemohon terbanyak terjadi pada hari kerja, Senin hingga Jumat, dengan fokus layanan pembaruan data Bansos.

Sedangkan pada hari Sabtu, pelayanan hanya dibuka khusus untuk perekaman KTP elektronik bagi pemula, tanpa melayani pengurusan administrasi bantuan sosial.***

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien