Jelang Peresmian Koperasi Merah Putih, Kemenko Pangan dan Kemendes PDT Tinjau Persiapan di Kabupaten Serang

 

SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut kedatangan delegasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Kunjungan kerja ini diwakili oleh Inspektur Jenderal Kemendes PDT, Teguh, serta Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiyarti.

Agenda utama mereka adalah melihat langsung kesiapan lokasi percontohan (mock-up) Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu inisiatif strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zakiyah menyampaikan bahwa persiapan peluncuran Koperasi Merah Putih yang dijadwalkan pada 21 Juli 2025 telah mencapai sekitar 85 persen.

“Alhamdulillah, sejauh ini progresnya sudah cukup baik. Sebagian besar fasilitas telah tersedia, tinggal beberapa pelengkap saja yang perlu disiapkan,” ujar Zakiyah saat diwawancarai usai kegiatan, Rabu (16/7/2025).

Ia menambahkan bahwa berbagai unit usaha desa sedang dalam tahap penyelesaian, antara lain gerai obat, sembako, pupuk, LPG, alat tulis kantor (ATK), serta unit simpan pinjam yang menjadi aktivitas utama koperasi.

Tak hanya itu, potensi lokal juga mulai dikembangkan, seperti peternakan sapi dan usaha konveksi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing desa.

“Sisanya tinggal melengkapi yang kecil-kecil seperti ATK dan kebutuhan operasional lainnya,” sambungnya.

Mengenai belum tersedianya kantor tetap untuk Kopdes, Zakiyah menyarankan agar pengurus koperasi berkoordinasi dengan kepala desa guna memanfaatkan fasilitas yang ada sembari mencari solusi jangka panjang.

“Bisa dimusyawarahkan dengan pemerintah desa. Bahkan dari pemerintah pusat pun menyarankan agar memaksimalkan fasilitas yang tersedia terlebih dahulu,” jelasnya.

Dalam rangka mendukung operasional koperasi, Pemkab Serang juga telah menyiapkan program sosialisasi dan pelatihan, termasuk pelatihan manajemen koperasi bagi para ketua koperasi desa agar pelaksanaannya sesuai dengan regulasi.

Zakiyah menargetkan koperasi ini mulai berjalan penuh pada 28 Oktober 2025, sementara seremoni peluncuran resminya tetap dijadwalkan pada 21 Juli.

Sementara itu, Irjen Kemendes PDT Teguh menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan acara yang akan dihadiri langsung oleh Gubernur Banten.

“Momentum ini sangat penting sebagai bentuk kesiapan desa dalam mengembangkan koperasi dan memperkuat ekonomi lokal,” kata Teguh.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid, guna mendorong tumbuhnya desa mandiri dan kompetitif, yang berbasis pada potensi unggulan lokal secara berkelanjutan. (*/Fachrul)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien