Iklan Banner

Kemenag Kota Serang Apresiasi Program Sekolah Gratis Gubernur untuk Madrasah Aliyah Swasta

Oong Ade HUT Gerindra

 

SERANG – Gubernur Banten Andra Soni berharap madrasah aliyah (MA) swasta dapat ikut serta dalam program sekolah gratis yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menekan angka putus sekolah di jenjang pendidikan menengah yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Andra Soni mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan pendataan terhadap madrasah aliyah swasta yang dinilai layak untuk bergabung dalam program sekolah gratis.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemprov Banten dalam memastikan akses pendidikan menengah dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala biaya.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Banten yang berhenti sekolah hanya karena faktor ekonomi. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memperluas program sekolah gratis hingga ke madrasah aliyah swasta,” ujar Andra.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Kota Serang, Wajir Zulfan, menyampaikan apresiasi atas langkah Pemprov Banten yang dinilai progresif dan berpihak pada pemerataan pendidikan.

Agil HUT Gerindra

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Banten atas lahirnya kebijakan Program Madrasah Aliyah Gratis. Ini merupakan langkah visioner yang menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan,” kata Wajir, saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026)

Ia menilai, Program Madrasah Aliyah Gratis menjadi jawaban atas tantangan keterbatasan ekonomi masyarakat dalam mengakses pendidikan menengah.

Dengan dihapusnya hambatan biaya, kata dia, peserta didik dari berbagai latar belakang sosial memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Lebih jauh, Wajir menilai kebijakan ini juga menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap eksistensi madrasah sebagai bagian penting dari sistem pendidikan nasional.

“Madrasah tidak hanya memperkuat aspek akademik, tetapi juga berperan besar dalam pembentukan karakter, akhlak, dan nilai keagamaan yang moderat dan toleran. Dengan dukungan kebijakan ini, madrasah diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan matang secara moral,” tambahnya.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia (SDM) Banten yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas.

Pendidikan yang terjangkau dan berkualitas, lanjutnya, merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah di berbagai bidang.

Ia berharap, implementasi program madrasah gratis ini dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan dengan memperhatikan peningkatan kualitas pembelajaran, sarana prasarana, serta kesejahteraan tenaga pendidik.

“Sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Agama menjadi kunci agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran. Kami optimistis program ini akan menjadi tonggak penting dalam sejarah pembangunan pendidikan di Banten,” pungkasnya.***

Ade Hasbi HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien