Kepengurusan Ikatan Mahasiswa Kramatwatu Pertama Resmi Dibentuk

SERANG – Usai dilantik sebagai pengurus pertama, mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IMK) juga melakukan upgrading, dan rapat kerja. Dimana hal tersebut berlangsung selama dua hari.
Ketua Umum IMK Muhammad Iqbal El-Betan mengatakan, kepengurusan terdiri dari 40 Mahasiswa, dari 15 Desa yang mengikuti kegiatan tersebut. Adapun, terbentuknya IMK pertama tidak lepas dari keresahan masyarakat, dan tidak tertampungnya aspirasi-aspirasi masyarakat.
“Pemuda di Kecamatan Kramatwatu yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi ini sungguh banyak, namun sayangnya belum ada wadah yang menampung. Oleh karena itu kami bentuk IMK,” jelasnya, Senin (28/09/2020).
Selain itu, Ia menuturkan bahwa perjalan IMK hingga hari ini tidak terlepas dari kendala, dan dinamika internal mulai pembentukan sampai pada pelantikan. Dari segi eksternal saat deklarasi pada tanggal 26 juli 2020 di pulau Lima, Teluk Banten serta dihadiri dua organisasi primordial lain yaitu IKMBP, dan IMC.

“Saya berharap kepada semua pengurus untuk menyimpan terlebih dahulu organisasi kampus, organisasi nasional, nama kampung, serta nama Desa. Jika disini kita satu yaitu Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IMK)” tuturnya.
Iqbal juga menjelaskan, Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IMK) dibentuk bertujuan untuk melahirkan pribadi yang kritis, dan kreatif juga Profesional dalam menangkap segala bentuk perubahan. Agar terciptanya tatanan yang berpihak pada rakyat dengan tetap mengedepankan azas organisasi, serta mempunyai kepedulian sosial yang tinggi.
“Ini bisa dan dapat berguna bagi masyarakat juga dapat menampung serta menyalurkan aspirasi dari masyarakat, dan mencetak kader-kader yang luar biasa. Tunggu saja kehadiran kami di tengah masyarakat dengan membawa program,” harapnya.
Sementara itu, Camat Kramatwatu Wawan Setiawan mengapresiasi kepada seluruh mahasiswa Kramatwatu yang hadir pada kegiatan tersebut, karena rela berjuang menggerakkan, dan membuat sejarah baru untuk pergerakan mahasiswa di Kramatwatu.
“Nanti saat Raker para pengurus semaksimal mungkin, melahirkan program kegiatan-kegiatan yang bersinergi bersama pemerintah yakni Kecamatan. Untuk membangun daerah dan masyarakat,” pungkasnya. (*/A.Laksono)

