KLH Percepat Relokasi Warga dan Dekontaminasi Radiasi Cesium-137 di Cikande

 

SERANG – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus mempercepat langkah penanganan dan pemulihan lingkungan pascakejadian kontaminasi radionuklida Cesium-137 di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang.

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH, Rasio Ridho Sani, menyampaikan bahwa relokasi warga dan proses dekontaminasi berjalan bertahap sesuai hasil pemetaan lapangan.

“Kami sudah berbicara dengan Pemerintah Kabupaten Serang untuk segera mempercepat relokasi tahap kedua terhadap delapan kepala keluarga dengan total 28 jiwa,” ujar Rasio di Serang, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah melaksanakan relokasi sementara tahap pertama terhadap 19 kepala keluarga atau 63 jiwa di Kampung Barengkok, Desa Sukatani.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses dekontaminasi di titik F, yang menjadi salah satu area paling terdampak.

“Saat ini pembahasan relokasi tahap kedua masih berlangsung bersama Pemkab Serang dan masyarakat, dengan melibatkan Kapolsek, Camat, dan Koramil,” jelasnya.

Rasio menambahkan, dari 12 lokasi lapak yang terdeteksi terkontaminasi Cesium-137, lima di antaranya telah selesai didekontaminasi dan dinyatakan bersih dari radiasi.

Selain itu, 22 industri yang sempat terpapar juga telah menjalani proses dekontaminasi, di mana dua industri masih dalam tahap akhir sebelum dinyatakan aman dan dapat kembali beroperasi.

“Total material yang berhasil diamankan selama proses dekontaminasi mencapai 325,7 ton atau sekitar 205 meter kubik. Material tersebut berasal dari perusahaan maupun lapak sekitar yang teridentifikasi mengandung kontaminan,” ungkap Rasio.

KLH bersama berbagai pihak terus memastikan seluruh area terdampak radiasi di Cikande dapat segera pulih dan aman bagi masyarakat maupun aktivitas industri. ***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien