Pemkab Serang Terima CSR Rp1,5 Miliar per Tahun dari Bank BJB
Anggaran tersebut, kata Tatu, akan dipergunakan untuk kepentingan masyarakat terutama dalam hal pendidikan, kesehatan hingga sosial.
“Kemaren sempet untuk cator atau bak sampah yang dibagikan ke desa-desa, sarana prasarana keagamaan serta beasiswa kuliah. Karena kan ini CSR untuk pendidikan, kesehatan dan sosial,” katanya.
Sementara tahun ini pihaknya akan fokus membantu pondok pesantren maupun majlis ta’lim yang membutuhkan anggaran dengan menggunakan anggaran CSR tersebut.
“Tentunya ada perbaikan karena kita tahu untuk pondok pesantren, majlis ta’lim itu dari sarana prasarana masih membutuhkan bantuan. Ya minimal yang kita berikan ada yang bocor kita perbaiki, mereka butuh pompa air misalnya,” ujarnya.
Selain menggunakan CSR yang didapat dari bank BJB, Pemkab Serang juga memanfaatkan CSR dari setiap industri yang ada di Kabupaten Serang.

“Selama ini memang sudah berjalan, dan setiap tahun kita evaluasi ya. Dan searah dengan program yang sedang menjadi skala prioritas Pemda Kabupaten Serang,” katanya.
Skala prioritas Pemkab Serang, lanjut Tatu, fokus pada penanganan rutilahu yang berada di sekitar industri yang ada.
“Jadi di tim TPSP ini misalnya kemarin kita fokus ke rutilahu, mereka ikut ke rutilahu untuk masyarakat sekitar industri yang ada,” ungkapnya.
Pihaknya akan akan melakukan evaluasi dan mengajak industri yang berada di Kabupaten Serang untuk memaksimalkan kembali.
“Ke depan kita berupaya nanti mengajak kawan-kawan industri untuk lebih maksimal lagi. Tapi kondisi tahun ini rasanya sedang susah, sedang sulit ya mungkin CSR mereka juga pasti terganggu,” tandasnya. (*/Roel)


