Pemkot Diminta Konsisten Pertahankan Penetapan At-Tsaurah Jadi Masjid Agung Kota Serang

SERANG – Aliansi Warga Kota Serang (Awak Serang) menyatakan dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Masjid At-Tsaurah dijadikan sebagai Masjid Agung Kota Serang. Pernyataan itu dilakukan setelah melakukan peninjauan dan pengamatan serta musyawarah yang dilakukan di Ponpes Al-Fathaniyah, Rabu (18/3/2020) dini hari tadi.

Juru bicara Awak Serang Mumu Husni Mubarok mengatakan, secara historis masjid At-Tsaurah sudah menjadi masjid kebanggaan warga Kota Serang. Oleh karena itu, keputusan yang diambil Pemkot Serang untuk menetapkan masjid tersebut sebagai Masjid Agung Kota Serang sangatlah tepat.

“Kami mendesak dan mendukung
Pemkot Serang untuk tetap mempertahankan Masjid Attsauroh sebagai Masjid Agung Kota Serang sebagaimana hasil Kajian yang telah dilakukan oleh Pemerintah secara berjenjang dengan melibatkan seluruh unsur stakeholder, yang telah dilakukan pada rapat hari Kamis 6 Februari 2020 bertempat di Aula Setda Kota Serang,” kata Mumu.

Adapun penolakan dari beberapa kelompok agar Masjid Agung Kota Serang dibangun di Alun-alun Barat Kota Serang. Hal itu akan berbenturan dengan aturan yang ada karena Alun-alun merupakan salah satu objek cagar budaya yang harus dirawat dan dilindungi.

dprd tangsel

“Mempertahankan Alun-alun Kota Serang sebagai Ruang Publik sesuai dengan nilai
historis yang ada bahwa tempat tersebut telah dijadikan alun-alun (ruang publik) sejak tahun 1912 M sehingga alun alun Kota Serang telah terdaftar sebagai objek cagar budaya oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten dan system registrasi cagar budaya Nasional. Secara otomatis struktur Alun-Alun dilindungi oleh Undang–undang (UU) RI No.11 Th. 2010 tentang Cagar Budaya,” pungkasnya.

“Pemerintah Kota Serang jangan memberikan peluang kepada organisasi yang mengatasnamakan Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) untuk mengusulkan pembangunan masjid agung baru di alun-alun Kota Serang yang alasannya sangat tidak mendasar dan terkesan politis,” tambahnya.

Selain itu dirinya juga meminta kepada DPRD Kota Serang untuk tidak mengeluarkan statmen yang membuat gaduh masyarakat. Harusnya, baik DPRD maupun Pemkot Serang harus bersinergi dalam membangun Kota Madani ini.

“DPRD Kota Serang agar tetap konsentrasi bekerja sebagaimana fungsinya dan tidak
mengeluarkan pernyataan yang berpotensi menimbulkan konflik,” ucapnya.

Diketahui, Awak Kota Serang merupakan aliansi dari PC. GP. Ansor Kota Serang, Pemuda Muhammadiyah Kota Serang, Pemuda Pancasila, Pemuda Banten Bergabung, WN 88 Banten, PC IPNU Kota Serang, PC Pagar Nusa Kota Serang, Perguruan Terumbu Banten, PC. PMII Kota Serang, PP HAMAS dan Tokoh Masyarakat Kota Serang. (*/Ocit)

Honda