Perlu Rp8 Miliar, Walikota Serang Budi Rustandi Inginkan RSUD Dibangun Standar Siloam
SERANG – Walikota Serang Budi Rustandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Kota Serang sebagai bagian dari program 100 hari kerja, Senin (3/3/2025) kemarin.
Ia menegaskan keinginannya untuk meningkatkan standar rumah sakit tersebut agar setara dengan Siloam Hospitals, dengan estimasi biaya sekitar Rp8 miliar.
“Anggarannya sekitar Rp8 miliar, karena kita masih kekurangan komputer, alat-alat elektronik seperti server, yang menjadi kebutuhan utama RSUD Kota Serang,” ujar Budi Rustandi dalam pernyataannya.
Dalam sidaknya, Budi juga meninjau desain rumah sakit yang telah dipresentasikan oleh arsitek.
“Konsepnya sudah dijelaskan secara detail, mulai dari tahap A, B, C, dan D. Desainnya akan didominasi warna putih agar terlihat lebih fresh, sehingga pasien yang datang tidak merasa mencekam atau suram,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan RSUD dengan standar lebih baik memang membutuhkan biaya besar, namun akan dilakukan secara bertahap.
“Ke depan, InsyaAllah kita memiliki rumah sakit dengan standar Siloam. Untuk alat kesehatan (alkes), nanti menyusul,” harapnya.
Selain infrastruktur, Budi juga menekankan pentingnya ketersediaan tenaga medis yang mumpuni, terutama dokter spesialis.
“Persiapannya harus matang. Jangan sampai rumah sakitnya bagus, tapi dokter spesialisnya tidak lengkap. Tahun ini, semuanya harus kita siapkan dengan baik,” tegasnya.
Sebagai informasi saat ini, RSUD Kota Serang memiliki daya tampung sekitar 100 pasien rawat inap, mencakup anak-anak, wanita, dan pria.(*/Nandi)
