Wisata Anyer

Pra SPMB SMAN 1 Kota Serang Diserbu Pendaftar, Kendala Verifikasi dan Sistem Sempat Terjadi

SERANG – Pelaksanaan pra Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Kota Serang berjalan relatif lancar, meski diwarnai sejumlah kendala teknis dan tingginya jumlah pendaftar yang harus diverifikasi.

Ketua SPMB SMAN 1 Kota Serang, Neneng Fitria Pary, mengatakan bahwa proses verifikasi dan validasi data calon siswa sejauh ini dapat berjalan dengan baik. Namun, di lapangan pihak sekolah menghadapi tantangan karena guru dan tenaga kependidikan harus membagi waktu antara tugas utama mengajar dan pekerjaan tambahan sebagai verifikator.

“Secara umum berjalan lancar, tetapi kendalanya kami harus membagi tugas antara mengajar dan melakukan verifikasi. Sementara jumlah data yang masuk cukup banyak, hampir mencapai 1.000 pendaftar dan semuanya harus diperiksa satu per satu dengan teliti,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Selain itu, kendala juga sempat terjadi pada sistem pendaftaran berbasis web.

Neneng mengungkapkan adanya perubahan pada sistem yang membuat sebagian orang tua murid mengalami kesulitan, seperti tidak bisa mendaftar ulang, mengubah data, hingga memperbaiki kesalahan input.

“Keluhan masyarakat cukup banyak terkait web, terutama saat ada pembaruan sistem. Tapi alhamdulillah saat ini sudah bisa diantisipasi dan data yang sempat bermasalah sudah dapat diperbaiki,” jelasnya.

Sekretaris SPMB SMAN 1 Kota Serang, Rahmat Romdana, menuturkan bahwa jumlah pendaftar terus mengalami peningkatan sejak dibuka pada 20 April 2026.

“Di minggu pertama dan kedua rata-rata sekitar 80 pendaftar per hari, bahkan bisa mencapai 100 pendaftar. Sekarang memasuki minggu ketiga, jumlahnya semakin meningkat,” katanya.

Terkait persyaratan, Rahmat menjelaskan bahwa dokumen utama yang wajib disiapkan adalah Kartu Keluarga (KK) sebagai basis data utama. Selain itu, calon siswa juga perlu melampirkan nilai rapor serta dokumen pendukung lain bagi yang mendaftar melalui jalur prestasi.

“Kartu Keluarga itu yang paling penting. Selain itu ada nilai rapor, dan jika melalui jalur prestasi non-akademik bisa melampirkan sertifikat atau piagam. Jalur kepemimpinan juga bisa disertakan,” jelasnya.

Untuk tahun ajaran ini, SMAN 1 Kota Serang menyediakan kuota sebanyak 432 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing kelas diisi 36 siswa. Namun, jumlah tersebut masih dapat berubah tergantung pada jumlah siswa kelas 10 yang tidak naik kelas.

“Kuota 432 itu bisa berkurang jika ada siswa yang tidak naik kelas. Setiap tahun biasanya ada sekitar 1 sampai 3 siswa yang tidak naik,” tambahnya.

Pihak sekolah berharap proses pra-SPMB hingga penerimaan nantinya dapat berjalan lebih optimal, terutama dengan sistem yang semakin stabil dan dukungan dari semua pihak. ***

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien