Iklan Banner

Setelah 9 Tahun Tanpa Kepastian, SDN Inpres Terdampak Tol Serang–Panimbang Segera Dibangun

DPRD Kota Serang HPN

 

SERANG — Pembangunan kembali Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, yang terdampak proyek Tol Serang–Panimbang, akhirnya memasuki tahap realisasi setelah hampir sembilan tahun mengalami ketidakpastian.

Di era kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, sekolah yang telah berdiri sejak 1980 tersebut kini resmi mengantongi Surat Pengakuan Hak (SPH) atas lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Terbitnya SPH menjadi dasar hukum dimulainya pembangunan gedung sekolah pengganti.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, menjelaskan bahwa lokasi sekolah baru berjarak sekitar 600 meter dari bangunan lama yang terdampak pembangunan jalan tol.

“Sekolah pengganti akan dibangun dengan enam ruang kelas, ruang guru, musala, serta dilengkapi taman sekolah untuk menunjang kenyamanan belajar siswa,” ujar Abidin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/02/2026).

Ia menambahkan, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam kurun waktu enam bulan setelah penandatanganan SPH, termasuk penyelesaian administrasi ganti rugi lahan.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Menurut Abidin, molornya pembangunan SDN Inpres Cikeusal tersebut dipicu berbagai kendala, mulai dari persoalan dokumen hak waris tanah, dinamika politik, hingga pandemi Covid-19 yang sempat menghambat koordinasi dan proses administrasi lintas instansi.

“Selama hampir sembilan tahun, persoalan ini belum menemukan solusi karena terkendala aspek administratif dan nonteknis,” jelasnya.

Adapun total nilai ganti rugi lahan untuk pembangunan sekolah baru tersebut mencapai Rp2,2 miliar.

Realisasi proyek ini merupakan hasil sinergi antara organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang bersama kementerian terkait, termasuk BPN.

“Berkat kolaborasi lintas OPD dan dukungan kementerian, terutama BPN, pembangunan SD Inpres ini akhirnya dapat segera direalisasikan,” tambah Abidin.

Pemerintah Kabupaten Serang berharap pembangunan sekolah terdampak Tol Serang–Panimbang ini dapat segera memulihkan proses belajar-mengajar secara optimal.

Selain itu, kehadiran gedung baru diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa serta tenaga pendidik yang selama ini terdampak proyek strategis nasional tersebut.***

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien