Terendam Banjir, Walikota Serang Bakal Lantik Pejabat Eselon II di Royal Baroe
SERANG – Meski banjir melanda sejumlah wilayah di Ibu Kota Provinsi Banten, Kota Serang, aktivitas pemerintahan tetap berjalan.
Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia memastikan roda pemerintahan serta program pembangunan tetap dilaksanakan pada awal tahun 2026 ini.
Salah satunya bakal ada pelantikan pejabat eselon II yang dijadwalkan berlangsung di Royal Baroe pada Senin (12/1/2026) pukul 16.00 Wib.
Padahal kondisi saat ini Royal Baroe terendam Banjir akibat hujan terus menerus pada Senin (12/01/2026/).
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Plt Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni.
Melalui pesan singkat WhatsApp, ia memastikan kegiatan pelantikan tidak mengalami perubahan jadwal.
“Jadi, ya (tetap dilaksanakan),” ujar Murni singkat.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa pada Maret 2026 mendatang, Pemerintah Kota Serang akan memulai pembangunan besar di kawasan Alun-Alun Kota Serang.
“Maret ini akan ada pembangunan besar di Alun-Alun Kota Serang. Ini akan menjadi ikon baru bagi Kota Serang,” tegas Budi.
Diketahui, berdasarkan informasi dari laman resmi Pemerintah Kota Serang (serangkota.go.id), pembangunan Alun-Alun Kota Serang senilai Rp50 miliar menjadi salah satu program prioritas strategis Pemkot Serang tahun 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, dalam rapat bersama DPRD Kota Serang beberapa waktu lalu, menyampaikan bahwa proyek tersebut tetap berjalan meskipun kondisi fiskal daerah tengah mengalami tekanan akibat penurunan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp186,4 miliar.
“Walaupun dana transfer mengalami penurunan, pembangunan Alun-Alun tetap kita jalankan di tahun 2026 dengan nilai Rp50 miliar. Kita lakukan efisiensi anggaran dan mendorong inovasi pendapatan daerah,” ujar Nanang.
Dengan demikian, di tengah tantangan bencana maupun keterbatasan fiskal, Pemerintah Kota Serang berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat.***

