Truk Industri Tambah Kemacetan di Kawasan Anyer pada Momen Libur, Gubernur Diminta Perhatikan Pariwisata

SERANG – Sejumlah truk besar angkutan industri dan proyek terlihat bebas melintas dan menambah beban kemacetan di jalur menuju Kawasan Pantai Anyer pada momen libur panjang, Sabtu (6/9/2025).
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @infoanyer, terlihat jelas sebuah mobil wisatawan kesulitan menyalip lantaran jalan dipadati truk-truk tronton bermuatan batu.
Kondisi itu tentu sangat memicu kemacetan dan mengganggu kenyamanan warga yang hendak berwisata.
Pegiat Pariwisata Anyer, Rijal Umami, menilai pemerintah perlu menertibkan aktivitas angkutan industri bermuatan besar pada waktu-waktu tertentu, terutama saat hari libur Sabtu dan Minggu.
“Kami meminta Pemerintah Provinsi Banten melalui Gubernur membuat regulasi lalu-lintas truk industri atau tambang, khususnya pada akhir pekan dan hari libur,” ujar Rijal kepada wartawan.

Dia menyebut bahwa Pariwisata Anyer harus mendapatkan perhatian serius karena merupakan salah satu ikon wisata di Banten yang memiliki sejarah panjang.
“Sebab, pariwisata juga perlu mendapat prioritas, karena menjadi salah satu penyumbang ekonomi daerah, bukan hanya industri,” tegas Rijal.
Truk besar angkutan industri dan proyek tambang, kata dia, semestinya dilarang melintas di sepanjang jalur wisata Pantai Anyer pada jam sibuk yakni pagi hingga sore di hari-hari libur.
Menurutnya, larangan seperti itu diberlakukan demi mencegah kecelakaan dan mengurangi kemacetan, mengingat jalur tersebut selalu dipadati wisatawan di momen libur.
Sementara itu, Kapolsek Anyar, IPTU Iwan Sofian, saat dikonfirmasi membenarkan masih adanya aktivitas truk besar di jalur wisata pada momen libur.
“Iya betul, saat long weekend ada beberapa truk tronton yang masih beroperasi melintas jalan raya Anyer. Kami sudah mengimbau agar pengusaha angkutan mengatur jadwal agar tidak berbenturan dengan padatnya arus wisata,” tegasnya. (*/Nandi)

