UIN SMH Banten Lepas Mahasiswa PPL Kukerta Mandiri, Kolaborasi Tangani Persoalan Sampah di Kota Serang
SERANG – Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten secara resmi melepas mahasiswa peserta Program Pengalaman Lapangan (PPL) dalam skema Integrasi Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tematik Mandiri.
Pelepasan yang berlangsung di halaman Fakultas Dakwah ini menjadi simbol dimulainya sinergi antara UIN SMH Banten dan Pemerintah Kota Serang dalam menjawab persoalan lingkungan, khususnya terkait permasalahan sampah.
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mencari solusi atas isu lingkungan di Kota Serang.
“Masalah sampah bukan bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Kita butuh kolaborasi antara pemerintah, kampus, masyarakat, dan seluruh elemen lainnya agar Kota Serang bisa menjadi kota yang bersih dan lestari,” ujar Agis, Senin, (7/7/2025).
Ia juga berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa semangat perubahan di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui edukasi dan aksi lingkungan.
Dekan Fakultas Dakwah UIN SMH Banten menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Pemerintah Kota Serang. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari peran aktif institusi akademik dalam pembangunan daerah.
“Kegiatan PPL Kukerta Tematik Mandiri ini adalah bentuk nyata dedikasi kami dalam menjawab tantangan di masyarakat. Kami percaya, kolaborasi yang solid akan menghasilkan pendekatan-pendekatan baru untuk mengatasi persoalan lingkungan, terutama sampah,” ucapnya.
Mahasiswa peserta program akan ditempatkan di sejumlah titik di Kota Serang. Mereka akan menjalankan berbagai aktivitas seperti pendampingan masyarakat, kampanye pengelolaan sampah berkelanjutan, serta edukasi pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya.
Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman lapangan yang berharga secara akademis, tetapi juga mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Kota Serang yang bersih, nyaman, dan sehat. (*/Fachrul)

