Wabup Serang Soroti Ketimpangan Pendidikan di Banten, Sekolah Islam Diminta Perluas Akses Hingga ke Pelosok
SERANG – Wakil Bupati Kabupaten Serang, Najib Hamas, menyoroti layanan dalam dunia pendidikan yang masih timpang di Provinsi Banten.
Hal ini dirinya ungkapkan dalam agenda silaturahmi dan penguatan kepala sekolah bersama Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Banten di Aula Tb Suwandi, Senin (5/5/2026).
Guna mengatasi ini, ia meminta agar JSIT memberikan andil kontribusi dalam dunia pendidikan berupa akses layanan hingga ke pelosok-pelosok daerah.
“Perlu ada percepatan layanan pendidikan hingga ke wilayah yang lebih luas,” ujarnya.
Selain itu, perlu kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk CSR agar menjadi kekuatan bersama.
JSIT, kata dia, bukan untuk bersaing dengan dinas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari kontribusi nyata pembangunan pendidikan di Banten.
Najib juga menekankan pentingnya penguatan sistem tata kelola pendidikan yang objektif, termasuk penilaian kinerja tenaga pendidik dan kepala sekolah agar lebih transparan dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Banten Kuserin, menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun kemajuan pendidikan.
Ia menyampaikan bahwa seluruh sekolah harus bergerak bersama tanpa ada yang tertinggal.
“Tidak ada sekolah yang tertinggal, semua harus maju bersama. Kita adalah satu tim JSIT Banten yang memiliki amanah moral untuk berbagi praktik baik demi menyiapkan generasi menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya.
Sementara, pemateri Maya Yunus, menyampaikan bahwa kemajuan sekolah sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir para pemimpin pendidikan.
Ia menegaskan pentingnya kepala sekolah untuk membangun budaya kolaborasi dalam mengembangkan mutu pendidikan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sosialisasi program JSIT Indonesia Wilayah Banten serta pemaparan praktik baik dari Lembaga Pendidikan Islam Asyukriyah Tangerang sebagai inspirasi penguatan mutu pendidikan di lingkungan JSIT. (*/Ajo)


