Warga Kaligandu Digegerkan Penemuan Mayat di eks Kantor Mahasiswa Pancasila
SERANG – Warga Lingkungan Kenang Jaya, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah bekas kantor DPD Mahasiswa Pancasila Banten pada Senin (11/10/2021) pagi.
Diketahui, korban RK (41) merupakan warga Komplek Ciceri Indah, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang yang sudah tinggal di lokasi kejadian sekitar 2 tahun.
Disampaikan Kapolsek Serang, Kompol Bambang Wibisono, jika hal itu bermula saat warga mencium aroma bau busuk saat melintasi bangunan eks kantor DPD Mahasiswa Pancasila Banten. Sehingga warga pun penasaran dan mencari asal bau busuk tersebut.
“Jadi itu awalnya warga mencium bau di sekitaran TKP. Penasaran warga pun mencari asal bau itu. Jam 9 pagi warga mengecek ke sebuah rumah bekas kantor DPD Mahasiswa Pancasila, dan mengetahui bahwa RK sudah meninggal,” ucap Kapolsek kepada awak media, Senin (11/10/2021).
Melihat korban sudah terbujur kaku, warga pun langsung melaporkan hal tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Serang. Kemudian petugas pun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
“Jadi kita dihubungi warga, dan kita pun langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, disampaikan Kompol Bambang, jika korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 2 – 3 hari yang lalu. Sementara pihaknya menduga jika penyebab kematian korban dikarenakan sakit yang dideritanya, terlebih tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.
“Karena kondisinya sudah bau, diperkirakan itu meninggal udah 2 – 3 hari ke belakang. Kita juga tidak temukan ada tanda-tanda kekerasan, harta benda pun tidak ada yang hilang, motornya masih ada di situ,” terangnya.
“Dari keterangan yang kita dapat, bahwa korban ini memiliki riwayat kesehatan, punya sakit asam lambung,” imbuhnya.
Jasad korban langsung dievakuasi petugas ke RSUD Drajad Prawiranagara Serang untuk menjalani pemeriksaan. Namun Kompol Bambang mengaku, jika pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan terhadap kematian korban.
“Jasad kita bawa ke RSDP untuk menjalani pemeriksaan. Dan kita tetap akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (*/YS)
