Perkuat Sinergi dengan PCNU, Haji Syahroni Maju Sebagai Calon Ketua DPC PKB Kota Tangerang
TANGERANG – Ketua Dewan Syuro DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang yang juga anggota DPRD Provinsi Banten, H. Syahroni, resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua DPC PKB Kota Tangerang dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar pada 11 April 2026.
Menjelang pelaksanaan Muscab, Syahroni mulai mematangkan langkah strategis dengan memperkuat komunikasi serta membangun sinergi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui agenda silaturahmi dengan jajaran Rois Syuriyyah dan pengurus PCNU setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Syahroni bertemu langsung dengan Rois Syuriyyah PCNU Kota Tangerang, KH Abdul Mu’ti, KH Burhan, serta Sekretaris Jenderal PCNU, KH Khairul Sufyan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan eratnya hubungan antara PKB dan NU sebagai dua entitas yang memiliki akar historis dan ideologis yang kuat.
Silaturahmi ini menjadi bagian penting dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara PKB dan NU, sekaligus menyamakan persepsi terkait arah pembangunan organisasi ke depan.
Dalam diskusi tersebut, berbagai hal strategis dibahas, terutama terkait penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.
Syahroni menegaskan bahwa komunikasi yang intensif antara PKB dan NU merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga keselarasan langkah perjuangan.
Ia menyebut, kedua lembaga tersebut memiliki visi yang sejalan dalam membangun umat, memperkuat nilai-nilai keislaman moderat, serta menjaga keutuhan bangsa.
“Silaturahmi ini kami lakukan untuk mematangkan program-program strategis, baik di tubuh PCNU maupun DPC PKB Kota Tangerang. Harapannya, ke depan kita bisa terus bersinergi dan berjalan dalam satu frekuensi perjuangan,” ujar Syahroni yang juga menjabat wakil ketua PCNU Kota Tangerang, saat dikonfirmasi, Jumat (10/4) 2026)
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara PKB dan NU tidak boleh berhenti pada tataran komunikasi formal semata.
Menurutnya, kolaborasi tersebut harus diwujudkan dalam kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sinergi ini harus hadir dalam bentuk program dan kebijakan yang konkret. Kolaborasi antara ulama dan umara menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan umat,” terangnya.
Ia juga menilai bahwa peran strategis NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia sangat penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat.
Oleh karena itu, hubungan harmonis antara PKB dan NU perlu terus dijaga dan diperkuat.
Dengan langkah awal berupa silaturahmi ini, Syahroni optimistis dapat membangun fondasi yang kuat dalam menghadapi Muscab DPC PKB Kota Tangerang.
Ia berharap, ke depan PKB Kota Tangerang dapat semakin solid, progresif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Muscab DPC PKB Kota Tangerang sendiri diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah, sekaligus memperkuat konsolidasi internal menghadapi agenda-agenda politik ke depan.***


