HMI STIT Al-Khairiyah Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

AL KHAIRIYAH CILEGON

CILEGON– Jajaran Pengurus dan Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIT Al-Khairiyah dan KAHMI Kota Cilegon, menyalurkan bantuan untuk para korban tsunami di Desa Sukarame Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (29/12/2018).

Bantuan yang disalurkan dalam berbagai bentuk logistik tersebut diantaranya terdiri beras, mie instan, air mineral, makanan ringan, susu kemasan, makanan ringan, biskuit dan popok bayi dan pakaian layak pakai.

“Kami mengucapkan turut prihatin dan berduka atas peristiwa yang menimpa masyarakat di wilayah Banten dan Lampung. Bantuan yang disalurkan ini dari hasil penggalangan dana 4 hari berturut-turut, mulai hari Selasa sampai Jum’at di Lampu Merah Perempatan Damkar, Cilegon,” kata Ketua Umum HMI Komisariat STIT Al-Khairiyah, Rickyl Amri kepada faktabanten.co.id.

“Jumlah bantuan yang disalurkan tentu tidak seberapa yang penting keikhlasannya, namun sekecil apapun bantuan tersebut kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terkena bencana alam tsunami,” tambahnya.

Hal senada diucapkan Koordinator penyaluran dana kegiatan, Hairudin yang mengatakan rasa keprihatinannya dan duka mendalam. Terlebih para korban dan pengungsi yang nasibnya tak menentu pasca bencana tsunami.

“Kita terketuk hatinya untuk membantu para korban Tsunami Selat Sunda yang menerjang di wilayah banten dan lampung, ribuan orang di berbagai tempat pengungsian di sana kini juga sangat membutuhkan bantuan pakaian,” ucapnya.

“Namun jangan asal mengirimkan bantuan, kita pastikan dulu memilih dan memilah dengan bijak agar bantuan itu tersalurkan untuk korban tsunami yang benar-benar dibutuhkan dan layak untuk penerima bantuan serta benar-benar bermanfaat bagi mereka,” tuturnya.

Sala satu anggota HMI Komisariat STIT Ahmad Darul Uzi berharap dengan peristiwa musibah ini bisa dijadikan pelajaran dan diambil hikmahnya.

“Semoga dengan adanya teguran dan cobaan kita semua lebih meningkatkan iman dan taqwa kita semua kepada Tuhan,” harapnya. (*/Ilung)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *