Ventilator di RSUD Kota Serang Dikabarkan Rusak, Satgas Covid-19: Kami Sedang Usahakan Pinjam
SERANG– Melonjaknya kasus corona di Kota Serang membuat pasien di RSUD Kota Serang pun membludak. Sehingga Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian hunian tempat tidur pasien di RSUD Kota Serang sudah diatas 70 persen.
Namun, di tengah banyaknya pasien yang menjalani perawatan membutuhkan alat bantu oksigen. Justru ventilator atau alat bantu pernafasan yang ada di RSUD Kota Serang dikabarkan mengalami kerusakan.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Serang, Hari W. Pamungkas pun membenarkan. Sehingga saat ini pihaknya sedang berusaha melakukan peminjaman ventilator ke beberapa rumah sakit di Kota Serang yang tidak merawat pasien Covid-19.
“Iya (rusak), tadi memang lagi diusahakan untuk mencari ventilator. Karena memang ada beberapa rumah sakit yang tidak menggunakan itu. Jadi kita nanti usahakan untuk meminjam,” kata Hari kepada awak media, Kamis (1/7/2021).
Bahkan, disampaikan Hari, jika pihaknya pun berencana akan menyiapkan sebanyak 4 – 5 ventilator untuk digunakan di tenda-tenda darurat yang terpasang di halaman RSUD Kota Serang.

Disebutkan Hari, jika pihaknya sudah melakukan antisipasi membludaknya pasien corona di Kota Serang dengan mendirikan tenda darurat di halaman RSUD Kota Serang. Hal itu dilakukan agar para pasien corona yang datang bisa mendapat tempat tidur perawatan.
“Kemarin yang disiapin di RSUD Kota Serang itu dua tenda darurat yang disiapin. Itu satu kapasitasnya 50 tempat tidur, tapi kita hanya isi 28 tempat tidur. Dan satu lagi 10 tempat tidur,” ungkapnya.
“Dan kemarin kita juga rapatkan untuk mencari barang-barang itu (ventilator) untuk digunakan di tenda darurat, kemarin itu rencananya sekitar 4 – 5 alat yang akan kita siapkan,” imbuhnya.
Ia pun menegaskan, jika ketersediaan oksigen di RSUD Kota Serang bagi para pasien sampai saat ini masih tercukupi hingga 2 minggu ke depan.
Meski begitu, disampaikan Hari, jika pihaknya sudah mendapat informasi dari pemerintah pusat yang akan mempercepat produksi oksigen untuk langsung didistribusikan ke masing-masing Rumah Sakit Daerah.
“Kalau untuk oksigen di RSUD Kota Serang itu sekarang masih cukup, perhitungannya itu sampai 2 minggu cukup. Tapi pemerintah pusat sudah menginstruksikan supplier oksigen untuk mempercepat produksi oksigen dan nanti langsung didistribusikan ke masing-masing daerah,” ungkapnya. (*/YS)


