Kabag Umum Setda Cilegon Siap Evaluasi Pengadaan Sewa Pengharum dan Tanaman Hias
CILEGON – Berkaitan dengan pengadaan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon pada APBD 2021, yang menganggarkan sekitar Rp238 juta, untuk kegiatan pengadaan sewa pengharum ruangan dan juta sewa tanaman hias.
Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon Joko Purwanto menjelaskan, bahwa rencana kegiatan tersebut sudah tertuang di website https://sirup.lkpp.go.id/sirup/ro/penyedia/satker/62166, yang dibagi ke dalam 4 paket itu merupakan biaya selama 1 tahun.
“Kaitan dengan pengadaan itu seperti pengharum ruangan itu yang dipasang di 9 bagian Setda, termasuk di ruang kunjungan, staf ahli, dan ruang rapat. Mungkin puluhan ruangan,” jelasnya, Senin (2/08/2021).
Kabag Umum khawatir, nominal paket ini menimbulkan asumsi publik yang berbeda-beda karena sekaligus langsung banyak, mengingat pengadaan pengharum ruangan ini ada 100 buah selama 12 bulan.
“Mungkin iya, 1.200 kalo di total, karena di refil dan setting berbeda kalo di ruang rapat kan 10 menit sekali nyemprot. Kalo di ruang Pak Wali mungkin 5 menit,” paparnya.
Barang ini untuk keperluan seluruh ruangan yang ada di Setda, dari Januari sampai Desember, Kabag pun menjelaskan pihaknya dapat harga cukup murah sekitar Rp 80.000 per pcs.
“Cuma karena ini langsung banyak jadi asumsi berbed, vendor pun akan bertanggungjawab atas isi, baterai atau ada kerusakan,” tuturnya, saat ditemui di ruangannya.
Lebih lanjut, untuk tanaman hias pun angka tersebut didapat, karena jumlah barang cukup banyak, dengan harga sekitar Rp50.000 per tanaman hiasnya.
“Ini 50.000 per bulan satu tanaman itu, ini kan belum pajak PPH dan PPN sudah berapa persen itu. Lagi-lagi kan karena banyak (jumlahnya),” katanya kepada wartawan.
Lebih lanjut, Joko mengakui bahwa anggaran ini lebih kecil, bila dibandingkan tahun sebelumnya. Karena, pihaknya telah melakukan efisiensi.
“Dianggaran (tahun) sebelumnya ini Rp130 jt, kita ada efesiensi lah. Di (ruangan) saya tadinya 2, jadi saya kurangi lah jadi 1 satu aja .Ini kan ppkm darurat, tidak terprediksi lah. Ini mah anggaran rutin dan tahunan,” ungkapnya.
Namun, Joko mengaku siap bila ada evaluasi dari pimpinan terkait pengadaan ini, dimana total kegiatan sewa pengharum ruangan mencapai Rp119 juta dan sewa tanaman hias juga senilai Rp119 juta. (*/A.Laksono).
