Momentum Isra Mi’raj 1443 H, Akademisi Unival Ajak Masyarakat Bangkitkan Kembali Semangat Beribadah

CILEGON– Isra Mi’raj merupakan kejadian luar biasa dalam Islam dimana suatu perintah Shalat diberikan langsung kepada Nabi Muhammad SAW juga diberikan semacam peristiwa besar kejadian luar biasa yang mana Nabi Muhammad SAW diperlihatkan Surga dan Neraka.
Nabi Muhammad SAW diperlihatkan ahli neraka yang selalu di pukul kepalanya sampai remuk namun tidak mati terus menerus dipukul sampai menunggu hari kiamat tiba, sehingga apa kata nabi Shalat itulah yang diibaratkan seperti kepala kalau kepala itu hilang maka organ lainnya tidak akan guna.

Momentum Isra Mi’raj tahun 1443 Hijriah ini Wakil Rektor I Universitas Al-Khairiyah, Rafiudin mengajak masyarakat untuk membangkitkan kembali semangat beribadah dalam menjalankan perintah Allah SWT dan melakukan kebaikan-kebaikan untuk mendekatkan diri kepada sang Khaliq.
“Seperti tradisi Al-Khairiyah saat memperingati Isra Mi’raj madrasah-madrasah Al-Khairiyah memperingati sambil mengadakan Ihtifalan tradisi ini dibangun untuk membangkitkan kembali semangat beribadah yang tentu tetap dalam bimbingan para alim ulama para kiayi untuk terus bisa membangun peradaban yang lebih baik” kata Rafiudin kepada Fakta Banten, Senin, (28/2/2022).
Lebih lanjut, Rafiudin menyampaikan Isra Mi’raj merupakan hubungan vertikal dan horizontal, Isra merupakan hubungan vertikal yang mana manusia harus bisa melangkah dari satu kebaikan ke kebaikan lainnya, sementara itu Mi’raj merupakan hubungan horizontal adalah manusia yang berpola pikir baik diimbangi dengan sikap dan sifat yang baik sehingga terus melahirkan kebaikan-kebaikan untuk umat manusia. (*/Nas)

