Polisi Gelar Autopsi Korban Pembunuhan di Serang, Ini Hasilnya

SERANG – Tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten melakukan autopsi terhadap jasad ibu dan anak yang diduga dibunuh oleh suami sekaligus ayah korban di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Jumat (8/4/2022) dini hari.
Dari hasil autopsi yang dipimpin dr. Budi Suhendar dan dr. Donald Rinaldi selama 3 jam dari pukul 14.00 WIB hingga pukup 17.00 WIB, disimpulkan bahwa kedua korban meninggal akibat luka sayatan benda tajam di bagian leher.
“Pertama autopsi kepada sang ibu, itu ada luka terbuka sayatan benda tajam sebanyak 5 luka di bagian bawah dagu hingga leher. Ada 2 luka besar ukuran 13 sampai 14 centimeter dan 3 luka kecil dengan ukuran 1 hingga 5 centimeter,” ungkap Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga kepada awak media, Jumat (8/4/2022) petang.
Sementara, untuk hasil autopsi terhadap jasad si anak, petugas menemukan adanya 2 luka berukuran besar dan kecil di bagian leher akibat sayatan benda tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Untuk si anak itu ada 2 luka terbuka, 1 luka terbuka ukuran besar dengan ukuran 13 centimeter dan 1 luka terbuka ukuran kecil dengan ukuran 4 centimeter. Dan disimpulkan itu menjadi penyebab kematian korban,” ujar Shinto.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan tim forensik ditemukan fakta baru bahwa sempat terjadi perlawanan dari si ibu terhadap pelaku. Pasalnya, petugas menemukan adanya luka kecil di bagian tangan kanan korban.
“Kuat dugaan, ada perlawanan dari korban saat mendapatkan kekerasan dari pelaku. Karena ada luka kecil di bagian tangan kanan akibat benda tajam,” kata Shinto.
Usai menjalani autopsi, kedua jasad ibu dan anak tersebut langsung diantarkan ke rumah duka untuk dimakamkan. Proses pengantaran jenazah pun turut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.
Sebelumnya diberitakan, ibu dan anak bernama Tumijem (43) dan Dion (9) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Kampung Baru, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Jumat (8/4/2022) sekitar pukul 01.30 WIB.
Diduga, nyawa ibu dan anak tersebut dihabisi oleh suami sekaligus ayah dari korban yakni Supriyadi (44). Namun, diduga pelaku pun mencoba mengakhiri hidupnya lantaran ditemukan tak jauh dari posisi korban dengan kondisi terluka di bagian lengan kiri akibat sayatan pisau. (*/YS)

