DP2KBP3A Pandeglang Jalin Kerjasama Lintas Sektoral Cegah Kekerasan Anak

PANDEGLANG – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang bahas tentang pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak.
Apalagi di Kabupaten Pandeglang baru baru ini telah terjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di bawah umur.
Bahkan tak cuma diperdagangkan, korbanpun dipaksa untuk menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) di berbagai tempat.
“Masalah tersebut bukan saja terjadi pada orang dewasa, ternyata anak pun memiliki banyak masalah. Kekerasan terhadap anak bukan hanya kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan psikis, kekerasan seksual dan penelantaran,” kata Kadis DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang Ahmad Subhan di Aula Resto Saung Sultan, Senin (26/06/2023) kemarin.
Ia juga mengatakan, bahwa kekerasan terhadap anak tentu saja akan berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan suatu keluarga.
Kegiatan DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang ini ternyata mendapat sambutan hangat dari salah satu Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) di Kabupaten Pandeglang, yaitu Ahmad Firdaus Muttaqin.

Menurutnya, martabat manusia untuk yang sudah lanjut usia (Lansia) saja keberadaan nya harus dijaga semaksimal mungkin oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Apalagi bagi mereka yang masih di bawah umur kan. Saya kaget saat mendengar kabar anak yang masih seusia Sekolah Menengah Pertama di Pandeglang itu di perdagangkan, bahkan kabarnya dipaksa untuk jadi PSK,” katanya saat dihubungi Fakta Banten, Rabu (28/06/2023).
Padahal anak adalah aset utama bangsa, negara, dan agama. Maka kewajiban menjaga agar kenyamanannya untuk bertumbuh menjadi sosok yang baik dan unggul itu bukan cuma tugas keluarga besar nya saja.
Akan tetapi tugas seluruh elemen masyarakat seperti tetangga yang ada di lingkungan tempat tinggal anak, lingkungan pendidikan tempat belajar seorang anak, dan lain sebagainya.
Terakhir, ia juga meminta agar Dinas DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang bersama dengan seluruh sektor yang hadir di Aula Resto Saung Sultan pada Senin (26/6/2023) kemarin tidak cuma membahas secara sekilas saja.
Akan tetapi, hasil daripada kegiatan tersebut tentu saja harus segera di laksanakan agar keselamatan dan kenyamanan anak di Kabupaten Pandeglang bisa dengan segera teratasi.
“Ya semoga dilancarkan, tujuan utamanya kan sangat mulya ingin menyelamatkan anak-anak di Pandeglang agar tidak kembali mengalami siksaan, kekerasan, atau lain sebagainya,” pungkasnya. (*/Mukhlas)

