Efisiensi Anggaran Disebut Rugikan Pendidikan, Mahasiswa Demo DPRD Banten
SERANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (20/2/2025).
Mereka menolak kebijakan efisiensi anggaran yang memangkas 50 persen dari APBN dan APBD, karena dinilai akan berdampak serius pada kualitas pendidikan.
“Kami menolak pemangkasan anggaran ini Jika dipaksakan, ini akan berdampak pada jumlah beasiswa KIP dan kenaikan biaya UKT, yang akan semakin menyulitkan mahasiswa, terutama di kampus swasta,” tegas, Koordinator Lapangan (Koorlap), Muhammad Obi Yusuf, di lokasi aksi.

Mahasisiwa menuntut agar pemangkasan anggaran tidak menyentuh sektor pendidikan, terutama pada jenjang SD, SMP, hingga perguruan tinggi. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk memaksimalkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, mereka juga menyebutkan nasib guru honorer yang hingga kini masih hidup dalam ketidakpastian ekonomi.
“Kami menuntut pemerintah segera mensejahterakan guru honorer! Jangan biarkan mereka terus bekerja dengan gaji rendah dan tanpa kepastian,” serunya.
Dia menegaskan, bahwa pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, harus menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan Banten! Jika pemerintah tetap abai, kami akan terus turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” pungkasnya.(*/Nandi)


