Aktivis Banten Khalid Miqdar Nilai Syekh Nawawi Al-Bantani Layak Diangkat Menjadi Pahlawan Nasional

 

SERANG – Aktivis Pagar Laut PIK 2 sekaligus tokoh nelayan Banten, Khalid Miqdar, menilai bahwa Syekh Nawawi Al-Jawi Al-Bantani, ulama besar asal Tanara, Kabupaten Serang, sangat layak mendapat gelar Pahlawan Nasional.

“Bukan hanya layak, Syekh Nawawi sangat pantas diangkat menjadi tokoh nasional, bahkan tokoh dunia,” ujarnya kepada Fakta Banten pada Kamis (10/4/2025).

Ia menegaskan bahwa kontribusi Syekh Nawawi di bidang keilmuan dan spiritual tidak hanya diakui di Indonesia, tapi juga di tingkat dunia.

“Syekh Nawawi adalah ulama kelas dunia. Karya-karyanya menjadi rujukan utama di pesantren, dikaji para santri, kiai, dan ulama. Siapa yang tidak mengenal nama besar Syekh Nawawi di dunia Islam?” tambah Khalid.

Menurut Khalid, bahwa Syekh Nawawi adalah guru dari dua tokoh besar pendiri organisasi Islam di Indonesia, yakni KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan KH Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama).

“Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini NU dan Muhammadiyah memiliki pendiri yang merupakan murid dari Syekh Nawawi. Ini menunjukkan betapa luas dan dalamnya pengaruh beliau terhadap peradaban Islam di Nusantara,” jelasnya.

Selain sebagai cendekiawan, Syekh Nawawi juga disebut Khalid sebagai bagian dari gerakan perlawanan terhadap kolonialisme.

“Kalau bicara perjuangan, Syekh Nawawi juga turut berkontribusi. Dalam buku sejarah Pergerakan Petani Banten 1888, tercatat peran pamannya, Syekh Abdul Karim Lempuyang, sebagai penggerak utama perlawanan dengan menyatukan dua tarekat besar Syattariyah dan Qadiriyah,” paparnya.

Menurutnya, kekuatan spiritual dan sosial Syekh Abdul Karim paman dari Syekh Nawawi sangat diperhitungkan Belanda, bahkan sampai dijuluki sebagai “Atu Sioji” karena kegigihannya.

“Beliau dan keluarganya adalah simbol perlawanan, sekaligus pusat keilmuan. Syekh Nawawi menulis banyak kitab yang sampai sekarang masih menjadi rujukan utama. Kalau dihitung dari sisi intelektual dan dampaknya, kontribusi beliau tak ternilai,” lanjutnya.

Khalid menegaskan bahwa jika dihitung dari sisi royalti karya-karyanya, mungkin nilainya sudah mencapai triliunan rupiah.

“Sudah berapa ilmuwan, ulama, dan tokoh bangsa yang dicetak melalui kitab-kitab Syekh Nawawi? Tidak terhitung. Beliau telah mencerdaskan generasi bangsa sejak ratusan tahun lalu,” pungkasnya. (*/Nandi)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien