YBBN Banten dan YANB Gelar Pengobatan Gratis untuk Ratusan Warga Cilegon
CILEGON – Sebanyak 200 warga dari Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, dan sekitarnya mengikuti layanan pengobatan gratis yang digelar pada Minggu (1/6/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DPW Yayasan Bhakti Bela Negara (YBBN) Provinsi Banten dengan Yayasan Amazing New Beginning (YANB), sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Cilegon.
Ketua DPW YBBN Banten, Haji Sahruji, menegaskan pentingnya kontribusi lembaga non-profit dalam penyediaan layanan dasar, khususnya kesehatan.
“Sebagai lembaga non profit, kita membantu pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, kesehatan ini menjadi bagian penting dan kita (YBBN) harus berperan di bidang ini,” ujarnya, Senin (2/6/2025).
“Sebagai sebuah yayasan, kita perlu menunjukkan peran kita sebagai lembaga kemasyarakatan dan kita ingin punya andil dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di daerah yang kita tinggali,” tegas Sahruji.
YBBN juga aktif di berbagai isu sosial lainnya, seperti pendidikan, kesejahteraan, dan ketahanan pangan. Program-program yang telah dijalankan meliputi pembangunan rumah untuk warga pra-sejahtera, pelatihan petani, serta berbagai inisiatif kesehatan masyarakat.
Pengobatan gratis ini disebut murni hasil swadaya para anggota serta relasi YBBN.

“Insyaallah ini murni dari kami dan dari bantuan relasi yang YBBN punya, ke depan gerakan yang kami lakukan ini bisa menstimulasi yayasan dan lembaga kemasyarakatan lainnya untuk sama-sama berkolaborasi dan membantu program kesehatan masyarakat ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun pelayanan dasar adalah tanggung jawab negara, kolaborasi dengan masyarakat sipil tetap dibutuhkan.
“Kami juga bersedia jika harus berkolaborasi dengan pemerintah atau pihak swasta dalam hal program sosial, YBBN adalah organisasi terbuka dan siap membantu siapapun untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pendiri YANB, Sriwati Jenette.
Ia menyambut baik inisiatif masyarakat lokal yang peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kami coba membantu masyarakat yang belum tersentuh oleh pemerintah. Bantuan ini bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga bantuan sentuhan kasih,” ujarnya.
Sriwati berharap kegiatan serupa bisa digerakkan lebih luas oleh yayasan lain dan pemerintah daerah.
“Yayasan berharap bisa menyediakan layanan kesehatan holistik (bio-psiko-sosial-spiritual) bersifat suportif, mendidik, dan spiritual. Target kami ialah membantu masyarakat yang tidak mampu untuk diberikan pengobatan gratis dan sentuhan kasih,” pungkasnya.(*/ARAS)


