BAZNAS Cilegon Tegaskan Komitmen Kelola Zakat Secara Transparan dan Tepat Sasaran
CILEGON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon menegaskan komitmennya dalam mengelola penghimpunan dan penyaluran zakat secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Bambang Widyatmoko, mengatakan potensi zakat di wilayahnya tergolong besar seiring dengan keberadaan ribuan industri yang beroperasi di kota baja tersebut.
“Di Cilegon terdapat sekitar 1.600 perusahaan, lebih dari 400 di antaranya tergolong perusahaan mapan. Sayangnya, belum seluruhnya teredukasi dan tersosialisasikan mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi,” ujarnya di Cilegon, Kamis (24/7/2025).
Menurut Bambang, potensi zakat yang bisa digali di Kota Cilegon diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun per tahun.
Jika minimal 25 persen dari potensi tersebut berhasil dihimpun, maka akan berdampak signifikan dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
“Jika kita mampu menghimpun setidaknya Rp250 miliar, maka berbagai problem sosial seperti pengangguran dapat ditangani. Kami telah merancang berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan mustahik,” katanya.
Program-program tersebut antara lain mencakup pelatihan keterampilan lunak (soft skill) bagi para penerima manfaat, guna meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja, khususnya untuk sektor industri.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa BAZNAS Cilegon telah mengembangkan dua metode penghimpunan zakat, yakni secara konvensional dan digital.
Para muzaki dapat datang langsung ke kantor BAZNAS, atau membayar zakat melalui kanal digital yang telah disediakan.
“Kami juga menerapkan strategi jemput bola agar lebih banyak muzaki yang terlibat. Selain itu, kami aktif mengedukasi masyarakat melalui kampanye zakat lintas sektor,” imbuhnya.
Salah satu inovasi yang diusung BAZNAS Cilegon ialah kolaborasi dengan sektor perhotelan melalui program Gerakan Sedekah Rp2.000.
Program ini dilaksanakan bersama sejumlah hotel, termasuk Green Hotel, dengan menyediakan media donasi di setiap kamar tamu yang dilengkapi tautan digital untuk berdonasi.
“Melalui digitalisasi sedekah, kami ingin mempermudah akses masyarakat, termasuk tamu hotel, untuk berbagi kebaikan. Informasi dan link khusus tersedia langsung di kamar hotel,” terangnya.
Ia menegaskan, seluruh dana zakat yang dihimpun akan disalurkan secara akuntabel kepada para mustahik melalui berbagai program prioritas.
“Beberapa program unggulan kami antara lain santunan anak yatim, bantuan untuk pemandi jenazah, bantuan biaya hidup bagi lansia, serta program pendidikan ‘Satu Rumah Satu Sarjana’ sebagai upaya memutus rantai kemiskinan,” tutupnya.(*/Nandi).

