Rumah Produksi AKEMA, Inisiatif Mahasiswa Setia Budhi untuk Bangkitkan Ekonomi Ciuyah Lewat Keripik Lokal

 

LEBAK– Sebuah gebrakan baru lahir dari Kampung Ciuyah, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.

Mahasiswa Universitas Setia Budhi Rangkasbitung yang tergabung dalam program Bakti Karya Mahasiswa (BKM) Kelompok 05, resmi meluncurkan Rumah Produksi Aneka Keripik Ema (AKEMA).

Inisiatif ini menjadi langkah nyata penguatan ekonomi kreatif berbasis desa.

Rumah produksi ini memfokuskan diri pada pengolahan camilan khas lokal, seperti keripik pisang, keripik singkong, hingga keripik bawang, yang semuanya diolah langsung oleh warga setempat.

Berbagai varian rasa pun dihadirkan original, pedas, dan manis untuk menjangkau selera pasar yang lebih luas.

Tak sekadar memproduksi, mahasiswa juga mendampingi proses branding, desain kemasan, hingga pemasaran digital, demi memperkuat daya saing UMKM di era teknologi.

“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bisa terus hidup dan tumbuh, meski kami sudah tak lagi di sini. AKEMA bukan sekadar usaha, tapi harapan baru bagi warga Ciuyah,” ujar Ilham Danu Firdaus, Ketua BKM Kelompok 05, Senin (4/8/2025).

Dukungan masyarakat terhadap program ini juga terasa kuat. Salah satu penggerak UMKM, Ibu Eti, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif mahasiswa.

“Saya senang sekali karena adik-adik mahasiswa turun langsung membantu. Semoga AKEMA semakin dikenal dan bisa bantu ekonomi warga, khususnya keluarga kami,” tutur Ibu Eti saat diwawancara.

AKEMA kini bukan hanya simbol kolaborasi lintas generasi, tapi juga harapan baru untuk mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi desa.

Dengan semangat “Maju Karena Peduli”, inisiatif ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta menumbuhkan semangat wirausaha di Ciuyah dan sekitarnya. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien