Dinkes Kota Serang HPN

Pengembangan Jalur MRT Hingga ke Balaraja Diproyeksi Bakal Rampung Tahun 2032

DPRD Kab Serang HPN

 

SERANG–Pengembangan jalur Mass Rapid Transit (MRT) hingga ke Balaraja, Kabupaten Tangerang diproyeksikan bakal rampung tahun 2032.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, memaparkan, rencana pengembangan jalur Timur-Barat kereta jalur khusus ini membentang sepanjang 83,6 kilometer dengan 48 stasiun.

Proyek ini bakal dibagi dalam beberapa fase, mulai dari Tomang–Medan Satria sepanjang 24,5 kilometer, berlanjut Kembangan–Tomang, Medan Satria–Cikarang, sampai Kembangan–Balaraja sepanjang 29,9 kilometer.

Namun ia optimis, beberapa segmen dalam proyek MRT hingga ke Balaraja ini bisa dioperasikan lebih awal.

“Memang butuh kajian menyeluruh. Tapi kita optimis, karena sudah ada experience (pengalaman) dari pembangunan rute Lebak Bulus–HI,” ujar Tuhiyat usai pertemuan dengan Pemprov Banten, Selasa (19/8/2025).

Selain jalur Timur-Barat, Tuhiyat mengungkapkan bahwa MRT Jakarta juga tengah mengkaji pembangunan rute Lebak Bulus–Serpong yang masuk dalam RPJMN 2025–2029.

Untuk saat ini, pihaknya masih terus melakukan kajian mendalam terkait rencana pembangunan jalur baru kereta dengan rel khusus tersebut.

HPN Dinkes Prokopim

Proses ini, kata dia, merupakan tindak lanjut dari kerja sama dengan beberapa pihak, termasuk nota kesepahaman atau MoU yang sudah ditandatangani dengan Pemkot Tangerang Selatan.

“Kita masih lakukan kajian terus ya. Nantinya kita akan koordinasi dan kolaborasi terkait rute masterplan arah Balaraja–Kembangan,” jelas Tuhiyat.

Dalam pertemuan, Tuhiyat mengungkapkan bahwa kajian yang dibahas mengenai rute, kelembagaan, skema pembiayaan, sampai ke pembahasan dampak ekonomi.

“Stepnya cukup kompleks, tapi bisa kita lakukan dengan bermodalkan experience (pengalaman),” ujarnya.

Sementara itu, Pemprov Banten menyatakan dukungan penuh soal rencana pengembangan jalur MRT Jakarta yang bakal diperluas hingga wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang.

“Karena masuk wilayah Banten, tentu kami mendukung dari sisi perizinan nantinya, dari sisi lahan, juga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di Banten dan dengan MRT,” ujar Gubernur Banten Andra Soni.

Ia menilai, proyek strategis itu sangat penting untuk mendukung mobilitas warga Banten dan Jakarta, terlebih bakal membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Dengan adanya stasiun-stasiun itu, pusat pertumbuhan ekonomi baru pasti akan tumbuh. Sama seperti pintu tol, setiap pintu tol pasti berkembang. Tapi semua harus direncanakan jauh-jauh hari yah, jangan dadakan,” ujarnya.***

HUT Fakta PT PCM
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien