Respon Dampak Negatif Gadget, Animator Asal Serang Harap Kelly Si Kelinci Bisa Edukasi Anak-anak
SERANG – Animasi ‘Kelly Si Kelinci’ menarik perhatian serta ramai dibicarakan publik.
Bahkan, animasinya kerap disetarakan dengan hasil studio internasional sekelas Pixar.
Animasi yang digagas oleh lima anak bangsa dari berbagai daerah, digadang-gadang bakal menjadi serial animasi penuh. Salah satu penggagasnya, yakni Alif Rizki Saputra.
Ia merupakan putra daerah asal Kabupaten Serang, Banten.
Alif Rizki mengungkapkan, animasi ini merupakan respons terhadap maraknya anak-anak yang kecanduan dampak negatif gadget dsn tontonan yang tak mendidik.
Alif yang juga merupakan salah satu pegawai di lingkungan Pemprov Banten itu berharap, animasi garapannya bersama kawan-kawannya bisa menjadi edukasi bagi anak-anak.
“Kami ingin merebut kembali perhatian anak-anak dengan menyajikan alternatif yang sama menariknya secara visual, tetapi membawa pesan edukatif yang kuat,” kata Alif, Minggu (12/10/2025).
Adapun untuk studio pembuatan animasi ‘Kelly Si Kelinci’, berlokasi di Yogyakarta.
Selain Alif, untuk keempat founder, yakni : Fikri Ediputra dari Bali, Irfan Rivaldi dari Cirebon, Jawa Barat, Atina Rahmatalia dari Bengkulu, Davinta Belladona dari Jember, Jawa Timur.
Animasi buatannya bersama keempat rekannya, kata Alif, tak hanya akan menawarkan visual yang memanjakan mata, namun bercerita yang berfokus pada pentingnya menjaga lingkungan dan nilai-nilai persahabatan.
Untuk saat ini, tuturnya, The Little Bunns Studio tengah berupaya mengembangkan animasi ‘Kelly Si Kelinci’ supaya bisa menjadi serial penuh.
“Kami membuktikan, animasi Indonesia mampu menawarkan paket lengkap, hiburan kelas dunia dengan konten yang membangun karakter,” ungkap Alif.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi Hartawan mengapresiasi atas adanya pembuatan dan pengembangan film animasi edukatif ini.
Ia mengaku kaget, sebab animasi yang mencuri perhatian publik itu dibuat oleh salah satu pegawai di lingkungan Pemprov Banten.
“Saya baru tahu ternyata itu dibuat oleh salah satu pegawai Pemprov Banten. Kita sangat apresiasi itu, karena itu juga kan mengharumkan nama bangsa dan juga nama Banten, ” kata dia.***

