Pemerintah Siapkan Cek Kesehatan Gratis Tahunan, Wamenkes: Jangan Nunggu Sakit Baru Berobat

TANGERANG – Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, bukan hanya saat sudah merasa sakit.
Pemerintah, kata Benjamin, kini tengah menyiapkan program cek kesehatan gratis tahunan bagi seluruh warga Indonesia.
“Orang Indonesia itu umumnya baru berobat kalau sudah sakit. Hampir tidak ditemukan yang sadar diri untuk cek kesehatan rutin tiap enam bulan atau tiap tahun,” ujar Benjamin saat kunjungan kerja di Puskesmas Cibodasari, Kota Tangerang, Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, kebiasaan menunda pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu penyebab lambatnya deteksi penyakit kronis di usia produktif.

Karena itu, pemerintah akan memastikan setiap warga mendapat kesempatan minimal sekali dalam setahun untuk pemeriksaan kesehatan gratis.
“Tujuannya supaya masyarakat di usia produktif bisa tetap bekerja dan tidak terganggu penyakit. Kalau sudah tua wajar sakit, tapi jangan sampai di usia kerja sudah drop dan akhirnya mengganggu ekonomi,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Benjamin juga menyoroti capaian Provinsi Banten yang kini menjadi daerah dengan tingkat deteksi dan kesembuhan tuberkulosis (TBC) tertinggi di Indonesia, mencapai 93 persen.
Capaian itu, kata Benjamin, menunjukkan bahwa sistem penemuan kasus dan pengobatan TBC di Banten berjalan efektif.
Bahkan, tingkat terapi pencegahan TBC (TPT) bagi keluarga pasien di provinsi tersebut juga menjadi yang tertinggi secara nasional, yakni 52 persen.
“Banten ini luar biasa. Kami ke sini untuk belajar apa yang berhasil di Banten, supaya bisa diterapkan secara nasional,” ujarnya.***

