Lebak Tetapkan Siaga 1 Banjir dan Longsor, Debit Sungai Terus Meningkat
LEBAK– Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Lebak dalam waktu panjang membuat ancaman banjir dan longsor kian meningkat.
Kondisi ini mendorong status Siaga 1 diberlakukan di sejumlah wilayah rawan, menyusul naiknya debit sungai dan potensi pergerakan tanah.
Pemantauan menunjukkan Sungai Ciujung dan Sungai Ciberang mengalami peningkatan muka air secara signifikan.
Di beberapa titik, genangan mulai muncul dan berpotensi meluas apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Sekretaris BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, menyampaikan bahwa peringatan dini cuaca ekstrem telah diterima dan diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Pola cuaca aktif menyebabkan hujan turun dengan durasi panjang dan tidak merata.
“Kondisi sungai saat ini berada pada level waspada tinggi. Masyarakat di sekitar aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Ketinggian muka air sungai tercatat mencapai sekitar 500 sentimeter, dengan debit aliran mendekati 600 meter kubik per detik.
Wilayah Cibadak, Muara Rangkasbitung, Kalimati, dan Cisangu menjadi fokus pemantauan intensif.
Selain banjir, potensi longsor meningkat di kawasan perbukitan seperti Cibeber, Muncang, Sobang, Cilograng, dan Bayah.
BPBD mengimbau warga untuk menghindari aktivitas di sekitar lereng dan bantaran sungai selama hujan deras. (*/Sahrul).

