Musim Hujan 2025, Ini 3 Destinasi Wisata di Lebak yang Perlu Kewaspadaan Ekstra

 

LEBAK – Kabupaten Lebak memiliki kekayaan wisata alam yang mampu memikat wisatawan dari berbagai daerah.

Panorama pegunungan, hamparan pantai selatan, hingga kawasan perbukitan menjadi daya tarik utama.

Namun saat musim hujan tiba, sebagian destinasi tersebut menyimpan potensi risiko yang tidak bisa diabaikan.

Kondisi alam yang berubah cepat menuntut kewaspadaan lebih dari para pengunjung.

Salah satu destinasi yang kerap menjadi tujuan favorit adalah Gunung Luhur di kawasan Citorek, yang dikenal luas sebagai Negeri di Atas Awan.

Keindahan kabut pagi yang menyelimuti perbukitan menjadi magnet utama.

Meski demikian, akses menuju lokasi ini tergolong rawan, terutama pada jalur Cipanas-Warungbanten (Cipanas-Citorek).

Curah hujan tinggi sering memicu longsor dan menyebabkan badan jalan amblas atau tertutup material tanah.

Dalam kondisi tertentu, akses menuju kawasan wisata ini terpaksa ditutup sementara demi menghindari risiko kecelakaan.

Di wilayah selatan Lebak, kawasan pesisir Bayah dan Sawarna juga menyimpan potensi kerawanan saat musim hujan.

Selain terkenal dengan ombak dan keindahan pantainya, wilayah ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia yang karakternya kerap berubah ekstrem.

Gelombang tinggi dan ombak besar dapat muncul secara tiba-tiba, sementara hujan deras di kawasan perbukitan sekitar pantai berpotensi memicu longsor di beberapa titik jalur wisata.

Situasi ini menuntut perhatian lebih, terutama bagi wisatawan yang beraktivitas di sekitar bibir pantai.

Destinasi lain yang perlu diperhatikan adalah jalur menuju Pantai Karangtaraje di kawasan Sawarna.

Pantai ini dikenal dengan lanskap karang dan suasana alami yang masih terjaga.

Namun akses menuju lokasi tersebut melewati kontur tanah yang cukup labil.

Hujan lebat dalam durasi panjang dapat menyebabkan longsor yang menutup jalur sementara, sehingga perjalanan menuju pantai tidak selalu bisa dilakukan dengan lancar.

Keindahan alam Lebak tetap menjadi daya tarik utama pariwisata daerah.

Namun perubahan cuaca, terutama di musim hujan, membuat sejumlah destinasi memerlukan kewaspadaan ekstra.

Informasi kondisi alam dan akses jalan menjadi faktor penting agar wisata tetap dapat dinikmati dengan aman dan bertanggung jawab. (*/Sahrul) 

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien