Universitas Banten Lantik Struktur Baru, Usung Tagline “Kampus Riset, Inovasi Berdampak”

 

SERANG – Universitas Banten resmi melakukan restrukturisasi kelembagaan dengan melantik jajaran pimpinan dan struktural baru dalam sebuah acara pelantikan yang berlangsung di kampus Universitas Banten.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Banten.

Dalam pelantikan tersebut, Prof. Suwaib Amiruddin resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Banten.

Ia didampingi oleh Heri Sapari Kahfi, S.E., M.M sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Tedi Kusnadi, M.Si sebagai Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, serta Raga Akino, S.E., M.M sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni.

Selain itu, Universitas Banten juga menetapkan Sucihati, S.E., M.M sebagai Dekan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen Modern (FEBMM), Dr. (C) Riska Arianti, M.H sebagai Dekan Fakultas Hukum, serta sejumlah ketua program studi dan lembaga penunjang akademik lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Banten Prof. Suwaib Amiruddin menegaskan bahwa Universitas Banten merupakan rumah bersama yang harus dijaga dan dikembangkan secara kolektif oleh seluruh sivitas akademika.

“Universitas Banten adalah rumah kita bersama. Karena itu, kita harus menjaga, membesarkan, dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas. Ke depan, Universitas Banten ditargetkan menjadi salah satu universitas terbaik di Provinsi Banten,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, serta sinergi antar fakultas dan program studi guna menciptakan iklim akademik yang produktif dan berdaya saing.

Pada kesempatan yang sama, Universitas Banten secara resmi mengusung tagline “Kampus Riset, Inovasi Berdampak” sebagai arah pengembangan institusi, yang menitikberatkan pada penguatan riset, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pusat Pengembangan Pendidikan Banten, Prof. H.E.R Taufik, menyatakan bahwa restrukturisasi ini diharapkan mampu mendorong Universitas Banten menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki daya saing.

“Inovasi yang dikembangkan di kampus harus memiliki dampak nyata, baik bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas. Universitas harus menjadi bagian dari solusi pembangunan,” katanya.

Dengan restrukturisasi tersebut, Universitas Banten optimistis dapat memperkuat eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien