MUSDA VIII KNPI Banten Rampung, Tito Istianto Resmi Nahkodai Organisasi Pemuda Provinsi

 

SERANG– Musyawarah Daerah (MUSDA) ke- VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten yang digelar pada Sabtu (24/1/2026), menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.

Forum tertinggi KNPI tingkat provinsi itu berlangsung kondusif dan berujung pada terpilihnya Tito Istianto, S.E., M.Si sebagai ketua umum periode berikutnya.

MUSDA yang dihadiri perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), tokoh pemuda, serta unsur pemerintah daerah tersebut menjadi ajang konsolidasi arah gerak KNPI Banten di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan kepemudaan yang semakin kompleks.

Ketua Umum DPP KNPI, Dr. H. Ali Hanafiah, S.E., S.H., M.Si, yang hadir langsung dalam agenda tersebut, menekankan bahwa MUSDA bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan kembali visi dan nilai dasar gerakan pemuda.

“KNPI harus kembali memainkan peran sebagai simpul persatuan pemuda. Bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai kekuatan moral dan ideologis yang berpihak pada masa depan bangsa,” ujarnya di hadapan peserta MUSDA.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dr. H. Dimyati Natakusumah, S.H., M.H menyampaikan bahwa pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi luas dengan KNPI.

Menurutnya, pemuda harus tampil sebagai mitra pembangunan yang mampu memberi solusi, bukan sekadar menyampaikan kritik.

“Pemerintah membutuhkan gagasan segar dari pemuda. KNPI diharapkan menjadi jembatan antara idealisme pemuda dan kebutuhan pembangunan daerah,” kata Dimyati.

Dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD KNPI Banten, Ahmad Jayani menilai MUSDA VIII sebagai momentum penting regenerasi kepemimpinan dan penataan organisasi.

“Perbedaan pandangan adalah bagian dari dinamika. Yang terpenting, setelah MUSDA ini, seluruh elemen pemuda kembali bersatu menjaga marwah KNPI sebagai rumah besar bersama,” tuturnya.

Melalui mekanisme musyawarah dan pemilihan yang berlangsung demokratis, Tito Istianto akhirnya dipercaya memimpin KNPI Banten.

Proses pemilihan berjalan tertib dan mencerminkan semangat kedewasaan berorganisasi di kalangan pemuda.

Usai ditetapkan sebagai Ketua terpilih, Tito menegaskan bahwa kepemimpinan KNPI ke depan harus bersifat kolektif dan responsif terhadap persoalan nyata di masyarakat.

“Amanah ini bukan milik pribadi. KNPI Banten harus lebih inklusif, progresif, dan hadir memberi solusi bagi persoalan pemuda, mulai dari pendidikan, lapangan kerja, hingga partisipasi sosial,” tegasnya.

Dengan berakhirnya MUSDA VIII, KNPI Banten diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan wadah pemersatu pemuda dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien