Asesmen Ulang Sekda dan Pejabat Eselon II, Pemkot Cilegon Perbarui Data Kompetensi ASN

CILEGON — Sebanyak sembilan pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon mengikuti asesmen potensi dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), Kamis (12/2/2026).
Asesmen ulang tersebut digelar di Gedung Assessment Center BKPSDM Kota Cilegon dan merupakan kali kedua bagi para pejabat mengikuti proses serupa sebagai bagian dari sistem manajemen talenta ASN.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, termasuk di antara peserta bersama delapan pejabat lainnya.
Walikota Cilegon Robinsar menjelaskan asesmen dilakukan karena masa berlaku hasil sebelumnya telah habis sesuai ketentuan Badan Kepegawaian Negara.
Ia menegaskan kegiatan tersebut bukan uji kompetensi untuk rotasi jabatan, melainkan pembaruan data potensi dan kompetensi ASN yang wajib dilakukan setiap tiga tahun.
“Ini bersifat administratif untuk memperbarui profil kompetensi ASN dalam sistem nasional,” ujarnya, ditulis Jumat (13/2/2026).
Senada, Kepala BKPSDM Kota Cilegon Joko Purwanto menyebut asesmen berkala diperlukan agar data kompetensi pejabat tetap mutakhir.

Jika tidak mengikuti asesmen setelah tiga tahun, nilai kompetensi dalam aplikasi BKN otomatis dianggap nol.
Menurutnya terdapat 18 pejabat eselon II yang masa berlaku nilainya telah habis, namun tahap pertama baru diikuti sembilan orang menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Sembilan pejabat tersebut antara lain Asda I Mahmudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Heni Anita Susila, Asda II Syafrudin, Dana Sujaksani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hendi, Plt Sekda Aziz Setia Ade Putra, Kepala Dinas Perhubungan Heri Mardiana, Suheri, serta Staf Ahli Wali Kota Panca N. Widodo.
BKPSDM membagi pelaksanaan menjadi dua tahap karena keterbatasan anggaran.
Sementara pejabat yang memiliki sisa masa kerja kurang dari satu tahun menjelang pensiun tidak diwajibkan mengikuti asesmen, termasuk Kepala Dinas Kesehatan drg Ratih Purnamasari dan Kepala Dinas Perpustakaan Ismatullah.
Untuk pejabat eselon III dan IV, asesmen telah rampung. Pemkot Cilegon memperoleh kuota khusus profiling kompetensi di UPT Serang dengan total 927 pegawai sudah masuk pemetaan kompetensi.
Robinsar kembali menegaskan asesmen tidak berkaitan dengan mutasi jabatan dalam waktu dekat.
“Tidak ada rotasi lagi. Ini kewajiban ASN mengetahui potensi dan kompetensinya setiap tiga tahun,” katanya.***

