Tragis! Seorang Pria di Lebak Ditemukan Meninggal, Istri Jadi Saksi Pertama

LEBAK – Suasana malam di Kampung Budimulya, Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak mendadak berubah tegang setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya, Jumat (26/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ahmad Sopandi (46). Ia ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dalam kamar mandi oleh sang istri, Lilis, yang sebelumnya merasa ada kejanggalan.
Menurut keterangan warga sekitar, Lilis mulai curiga karena suaminya tak kunjung keluar dari kamar mandi selama kurang lebih setengah jam. Saat pintu dibuka, ia mendapati korban sudah dalam posisi tidak bernyawa.
Panik dengan kondisi tersebut, Lilis segera memanggil kerabat terdekatnya, Ipin.
Keduanya memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT dan aparat desa setempat.
Tak lama berselang, laporan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Wanasalam bersama tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Kapolsek Wanasalam, AKP Subara, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa korban telah dinyatakan meninggal dunia saat dilakukan pemeriksaan di lokasi.
“Petugas bersama tim medis melakukan evakuasi serta pemeriksaan awal. Selanjutnya berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Dari informasi keluarga, sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat dan meminta untuk dikerok.
Namun tidak ada tanda-tanda mencolok yang mengarah pada masalah pribadi maupun ekonomi.
Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk seutas tali tambang berwarna putih dengan panjang sekitar 10 meter.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh rangkaian kejadian secara utuh.
Jika kalian atau orang di sekitar kalian mengalami tekanan berat atau pikiran negatif, penting untuk segera mencari bantuan dari keluarga, tenaga medis, atau layanan konseling terdekat. Kalian tidak sendirian. (*/Sahrul).


