Wisata Anyer

Bahrul Ulum Minta Rektor UIN SMH Banten Cabut SK, Sebut Hasil Munas III Sah Secara Demokratis

SERANG—Terjadi dualisme kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten.

Ketua IKA hasil Musyawarah Nasional (Munas) III Bahrul Ulum, mendesak Rektor UIN SMH Banten untuk mencabut Surat Keputusan (SK) Nomor 91 Tahun 2026 yang menunjuk Husni Mubarok sebagai Ketua IKA periode 2026-2030.

Permintaan itu disampaikan Bahrul Ulum menyusul munculnya dua kubu kepemimpinan IKA, kubu Husni Mubarok yang ditunjuk rektorat, dan kubu Bahrul Ulum yang terpilih melalui Munas III pada Sabtu (16/5/2026).

SK Rektor Nomor 91 Tahun 2026 tersebut ditandatangani oleh Rektor Muhammad Ishom pada 9 April 2026.

Melalui SK itu, Ishom resmi memberikan mandat ketua umum kepada Husni Mubarok.

Di sisi lain, pengurus IKA periode 2021–2026 tetap menggelar Munas III sebagai forum tertinggi alumni.

Hasilnya, Bahrul Ulum ditetapkan sebagai Ketua IKA UIN SMH Banten masa jabatan 2026–2031.

Menanggapi polemik dualisme, Bahrul Ulum memilih merespons dengan kepala dingin.

Politikus Golkar yang juga Ketua DPRD Kabupaten Serang itu menduga SK Rektor terbit karena adanya kekosongan kepemimpinan saat masa bakti pengurus lama berakhir, sementara panitia Munas baru terbentuk.

“Kita berprasangka positif saja bahwa SK itu keluar karena kepengurusan 2021-2026 sudah habis dan kepengurusan baru hasil Munas III belum terbentuk,” ujarnya.

Namun karena Munas III telah melahirkan kepengurusan resmi melalui mekanisme demokratis, Bahrul Ulum meminta rektorat segera mengesahkan hasil tersebut demi menjaga persatuan alumni.

“SK itu baiknya dicabut agar menyatukan kembali alumni yang sudah tergabung dalam IKA melalui mekanisme organisasi yang sah,” tegasnya.

Ketua Panitia Munas III Anta Wiguna Sarko, menegaskan forum berjalan sah dan dihadiri sekitar 500 alumni lintas generasi dari angkatan 1971 hingga 2022.

Dalam Munas tersebut juga disampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026 yang telah habis masa baktinya.

Hingga berita ini ditulis, wartawan belum mendapat pernyataan resmi maupun klarifikasi dari Rektor UIN SMH Banten, M. Ishom, terkait dualisme kepengurusan alumni tersebut.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien