Wisata Anyer

Aktivis Kritik Sindiran Wabup Serang soal Aset: Menahan Hak Kota Bisa Rugikan Rakyat

Posco Idul Adha

SERANG – Polemik penyerahan aset antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus menjadi sorotan publik.

Terbaru, Presiden Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) 2024, Gymnastiar, menanggapi pernyataan Wakil Bupati Serang yang menyindir Pemkot Serang agar tidak “durhaka” kepada Kabupaten Serang terkait persoalan aset.

Menurut Gymnastiar, penggunaan istilah tersebut kurang tepat jika dikaitkan dengan tata kelola pemerintahan dan administrasi negara.

Ia menegaskan, hubungan antara Kabupaten Serang dan Kota Serang diatur dalam koridor hukum, bukan hubungan emosional seperti orang tua dan anak.

“Kota Serang lahir secara sah melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007. Penyerahan aset bukan hadiah, melainkan kewajiban yang harus dijalankan sesuai aturan,” ujar Gymnastiar dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

PT PCM Idul Adha

Gymnastiar mengatakan, aset yang menjadi hak Kota Serang seharusnya segera diserahkan agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Menurut dia, upaya Pemkot Serang meminta penyerahan aset justru merupakan bentuk tanggung jawab dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Kalau aset itu digunakan untuk sekolah, puskesmas, dan pelayanan masyarakat, maka itu demi kepentingan warga. Jangan sampai ada kepentingan birokrasi yang justru menghambat pelayanan publik,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan aset yang berlarut-larut dapat berpotensi menimbulkan persoalan administrasi dan hukum.

Gymnastiar menyebut, penundaan penyerahan aset bisa menjadi perhatian lembaga pengawas, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Masalah ini jangan dianggap hanya polemik biasa. Tata kelola aset daerah harus diselesaikan secara jelas dan transparan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Gymnastiar meminta Pemkab Serang dan Pemkot Serang duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan aset melalui forum resmi.

Ia berharap polemik tersebut tidak terus berkembang menjadi konflik politik di ruang publik.

“Sudah saatnya fokus pada pelayanan masyarakat dan kemajuan daerah, bukan saling sindir,” pungkasnya.***

DPRD Kab Serang Idul Adha
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien