Wisata Anyer

ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal di Tengah Aktivitas Anak Krakatau

HUT RI PT PCM – KPP

CILEGON– PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan operasional penyeberangan Merak-Bakauheni tetap berjalan normal di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda.

Kepastian itu disampaikan setelah Gunung Anak Krakatau beberapa kali mengalami erupsi pada Minggu (16/8/2026).

ASDP terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut bersama instansi terkait.

Hingga Senin (17/8/2026), pelayanan di Pelabuhan Merak, Banten, dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, masih berjalan normal.

Penyeberangan tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan penumpang, awak kapal, kendaraan, dan petugas.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale mengatakan, kondisi terkini di Selat Sunda menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional.

“Bagi ASDP, keselamatan bukan hanya mengenai bagaimana kapal berlayar, tetapi juga bagaimana setiap keputusan operasional diambil dengan mempertimbangkan kondisi terkini,” kata Windy, Senin (17/8/2026).

ASDP memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau, kondisi cuaca, perairan, serta informasi meteorologi dan maritim secara berkala.

HUT RI Pramuka Sankyu

Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Geologi, serta instansi terkait lainnya.

“ASDP secara aktif berkoordinasi dengan BMKG, KSOP, serta instansi terkait lainnya untuk memperoleh informasi dan rekomendasi terkini sebagai dasar dalam memastikan kesiapan operasional,” ujarnya.

Selain pemantauan, kesiapsiagaan personel dan sarana operasional di Pelabuhan Merak dan Bakauheni juga diperkuat.

ASDP menyatakan siap menyesuaikan layanan apabila kondisi di Selat Sunda berubah dan berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran. Penyesuaian akan dilakukan berdasarkan informasi dan arahan dari otoritas berwenang.

“ASDP menghormati dan mengikuti setiap informasi, rekomendasi, serta ketentuan keselamatan yang disampaikan oleh Badan Geologi, BMKG, KSOP, dan instansi berwenang lainnya terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau,” tutur Windy.

ASDP juga memastikan informasi mengenai operasional penyeberangan akan disampaikan secara terbuka sesuai kondisi terbaru.

“ASDP memahami bahwa masyarakat membutuhkan kepastian di tengah situasi yang dinamis. Karena itu, perusahaan akan terus menyampaikan informasi perkembangan operasional secara terbuka sesuai kondisi terkini dan memastikan setiap layanan diberikan dengan mengedepankan prinsip selamat, aman, tertib, dan terkendali,” katanya.

Hingga kini, layanan penyeberangan Merak-Bakauheni masih berlangsung normal. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari ASDP dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama ASDP dalam menjaga konektivitas Merak–Bakauheni dan memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang,” pungkas Windy.(*/ARAS)

HUT RI Dindikbud – Disporapar
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien