Wisata Anyer

Rumah Warga Unyur Rusak Berat Selama Dua Tahun, UPZ Pemkot Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta

SERANG – Selama hampir dua tahun, Muhammad Awi harus bertahan di rumah yang sebagian bangunannya telah roboh dan mengalami kerusakan berat.

Kondisi tersebut akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui bantuan dana sebesar Rp10 juta dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemkot Serang.

Rumah Muhammad Awi yang berada di Lingkungan Lebak Sili, RT 02/RW 08, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, diketahui mengalami kerusakan cukup parah.

Bagian belakang rumah telah roboh, sedangkan bagian depan mengalami kerusakan berat.

Bantuan tersebut disalurkan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Serang, Arfina Rustandi, saat mengunjungi kediaman Muhammad Awi.

Kunjungan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Wali Kota Serang terkait kondisi rumah warga yang membutuhkan penanganan.

Arfina mengatakan, bantuan Rp10 juta dari UPZ Pemkot Serang diharapkan dapat membantu proses perbaikan rumah agar kondisinya menjadi lebih aman dan layak ditempati.

Selain bantuan dana, keluarga Muhammad Awi juga akan mendapatkan bantuan sembako dari Dinas Sosial Kota Serang.

“Bantuan dananya sebesar Rp10 juta dari UPZ Pemkot Serang. Selain itu, nanti ada bantuan sembako dari Dinas Sosial,” kata Arfina, Jumat (2/10/2026).

Menurut Arfina, Pemkot Serang juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan kondisi tempat tinggal yang tidak layak huni, termasuk rumah yang mengalami kerusakan berat atau roboh.

Laporan tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kalau ada masyarakat yang mengadukan kondisi tempat tinggalnya tidak layak atau rumahnya roboh, nanti kita tindak lanjuti agar bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Unyur Nana Heryatna membenarkan kondisi rumah Muhammad Awi yang cukup memprihatinkan.

Menurutnya, kerusakan telah berlangsung sekitar dua tahun sebelum akhirnya dilaporkan kepada dinas terkait.

“Rumah ini sudah sekitar dua tahun mengalami kerusakan. Bagian belakangnya sudah roboh dan bagian depannya juga rusak berat. Alhamdulillah, atas arahan Pak Wali Kota kita harus selalu sigap terhadap kondisi seperti ini,” kata Nana.

Nana menjelaskan, sejumlah bagian rumah membutuhkan perbaikan segera, terutama atap dan bagian dalam rumah.

Rumah tersebut juga belum memiliki kamar mandi sehingga perlu dilakukan pembangunan fasilitas sanitasi.

Selain itu, kondisi penerangan di dalam rumah juga masih minim.

“Yang perlu diperbaiki terutama bagian atap dan pengecatan ruangan. Ada juga penambahan kamar mandi karena rumah ini belum memiliki kamar mandi. Penerangannya juga masih kurang,” ujarnya.

Nana berharap bantuan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki rumah Muhammad Awi sehingga keluarga tersebut dapat tinggal dengan kondisi yang lebih aman, nyaman, dan layak.***

HKTI Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien