Iklan Banner

Libur Imlek, Lonjakan Penumpang Padati Stasiun Kereta Rangkasbitung

Pandeglang Gerindra HUT

LEBAK – Semarak di hari libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Imlek 2569 ini sangat terlihat jelas di Stasiun Rangkasbitung. Para pengguna jasa kereta api terlihat memadati tempat tiket dan lobi stasiun pada Jum’at (16/2/2018).

Dari pantauan faktabanten.co.id di lokasi, sejak dari pagi hingga siang pengguna jasa kereta api masih ramai menunggu di pintu tiket Stasiun Rangkasbitung.

Kepadatan penumpang tidak hanya terjadi di dalam stasiun saja, akan tetapi juga di luar stasiun, terlihat penumpang mengantri untuk membeli tiket atau sekedar menunggu keberangkatan kereta.

Yana (38) salah satu pengguna jasa Kereta Computer Line (KRL) asal Jakarta mengatakan, dalam kesempatan hari libur panjang dirinya bersama keluarga hendak pulang ke rumah keluarga di Kecamatan Cileles.

“Kebetulan saya dapet libur panjang dari kantor, jadi saya sama keluarga pulang kampung ke Cileles sekalian liburan aja,” ujar Yana kepada faktabanten.co.id saat turun dari rangkaian gerbong kereta, Jumat (16/2/2018).

Yana mengaku, penumpang KRL di Stasiun Rangkasbitung pada saat ini lebih ramai dari hari-hari biasanya. Ia memaklumi lantaran banyak orang yang ingin memanfaatkan libur panjang yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek.

“Hari ini ramai sekali, beda dari hari biasanya. Emang sih sekarang lagi pada libur panjang, jadi banyak orang yang pulang atau liburan ke sini,” tuturnya.

Agil HUT Gerindra

Sementara itu, Kepala Stasiun Rangkasbitung Endarno menuturkan, lonjakan penumpang sebenarnya sudah terjadi mulai Kamis (15/2/2018) kemarin.

Menurut Endarno, lonjakan penumpang di stasiun Rangkasbitung sampai saat ini sudah mencapai 30%. Mereka memanfaatkan libur panjang untuk bisa pulang ke daerahnya masing-masing.

“Ini kita dari pagi saja sudah ada 8.000 penumpang, mungkin nanti malam bisa menyampai 35.000 penumpang,” tuturnya.

Endarno memprediksi, peningkatan penumpang di Stasiun Rangkasbitung akan terjadi pada Minggu (18/2/2018) malam, hingga 60 persen.

“Peningkatan ini kita prediksi sampai Minggu malam, sekitar 60 persen. Kalau untuk Kamis-Jumat di dominasi oleh kedatangngan penumpang. Sementara hari Sabtu-Minggu baru keberangkatan, soalnya pada hari Seninnya sudah masuk kerja,” bebernya.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang yang signifikan, PT KAI Rangkasbitung telah menyiapkan satu kereta dengan 10 gerbong yang siap beroperasi pada setiap jamnya.

“Insya Allah kereta sudah mencukupi untuk mengatasi lonjakan penumpang. Dalam satu KRL terdapat 10 gerbong yang siap beroperasi setiap jamnya,” tandasnya. (*/Sandi)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien