Iklan Banner

Proyeknya Kotori Jalan, Camat Puloampel Tegur PT Sulfindo Adiusaha

Pandeglang Gerindra HUT

SERANG – Tercemarnya jalan nasional Bojonegara-Pulomerak pada titik Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel atau tepatnya dari PT Sulfindo Adiusaha Unit EDC& VCM hingga beberapa ratus meter ke arah Desa Salira menuai keluhan pengendara yang melintas.

Diketahui, material berupa tanah liat dan batu yang banyak berjatuhan di tengah ruas jalan nasional tersebut, berasal dari kegiatan galian sebuah bukit di belakang PT Sulfindo Adiusaha untuk menguruk sebuah lahan kosong. Dimana menurut pihak security perusahaan PT Sulfindo Adiusaha, kegiatan tersebut masih milik perusahaannya yang berlokasi di dekat pesisir pantai.

Sementara Humas PT Sulfindo Adiusaha, Ade Irawan, saat coba dikonfirmasi wartawan melalui pesan Whatsappnya, Minggu (15/3/2020), belum merespon pertanyaan wartawan terkait kegiatan cut and fill galian bukit dan pengurukan atau perataan lahan yang hingga kini masih berjalan.

Bahkan meski pesan wartawan sudah dibacanya, pihaknya tetap tidak menjawab pertanyaan, apakah kegiatan perusahaannya juga akan melakukan reklamasi atau tidak.

Agil HUT Gerindra

Belum diketahui juga bagaimana perizinan dari kegiatan perusahaan itu yang jelas-jelas mengganggu pengendara di jalan nasional tersebut.

Dari pantauan di lokasi, meski sudah ada petugas yang membersihkan ceceran material dari ruas jalan, namun karena volume proyek cukup besar sehingga kondisi ruas jalan masih banyak material batu dan tanah liat.

Camat Puloampel, Taufik S, saat dimintai tanggapannya melalui pesan Whatsapp terkait persoalan tersebut, mengaku sudah menegur pihak perusahaan pemilik kegiatan agar membersihkan jalan dari material tanah dan batu.

“Sudah saya sampaikan kepada yang bersangkutan untuk cleaning di jalan dan sudah dipenuhi baik tenaga orang maupun tenaga mesin untuk membersihkan jalan tersebut,” ujarnya, Minggu (15/3/2020).

Saat coba ditanyakan apakah kegiatan PT. Sulfindo Adiusaha akan melakukan reklamasi, mengingat jarak lahan urukan hanya beberap meter saja dari bibir pantai di Puloampel, Taufik menegaskan bahwa tidak untuk reklamasi.

“Gak ada reklamasi murni nguruk lahan kosong,” tandasnya. (*/Ilung)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien