KAHMI Cilegon Percepat Raker, Pengurus Diminta Aktif Bangun Organisasi

CILEGON — Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Cilegon mulai mematangkan persiapan pelaksanaan rapat kerja (raker) melalui pertemuan pengurus yang membahas penguatan organisasi, pembentukan kepanitiaan, hingga penyediaan sekretariat sebagai pusat aktivitas organisasi.

Presidium MD KAHMI Cilegon Khaeroni menegaskan bahwa raker menjadi momentum penting untuk menyusun arah program kerja organisasi agar berjalan lebih terukur dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

“Kita ingin program kerja ke depan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Karena itu, perangkat kepengurusan untuk pra-raker, termasuk pembentukan kepanitiaan dan koordinasi antarbidang, harus segera disiapkan,” kata Khaeroni, Selasa (4/8/2026).

Ia berharap seluruh bidang kepengurusan dapat segera menyusun program kerja sebagai bahan pembahasan dalam raker sehingga pelaksanaan agenda organisasi dapat berlangsung efektif.

Sementara itu, Bendahara MD KAHMI Cilegon Arief Rachman Elchair mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.

Menurutnya, KAHMI memiliki banyak sumber daya manusia sehingga tanggung jawab membangun organisasi tidak boleh hanya dibebankan kepada presidium.

“Jangan sampai ada anggapan bahwa semua persoalan organisasi cukup diselesaikan oleh presidium atau koordinator presidium. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujar Arief.

Selain mendorong percepatan pelaksanaan raker, Arief juga menilai keberadaan sekretariat menjadi kebutuhan mendasar sebagai pusat koordinasi dan aktivitas organisasi.

Menurut dia, penguatan kelembagaan juga harus didukung dengan sistem keuangan yang sehat melalui iuran wajib anggota maupun sumber pendanaan lainnya agar berbagai program organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Arief juga mengusulkan agar pengurus segera menetapkan ketua pelaksana dan sekretaris pelaksana raker sehingga tahapan persiapan dapat segera berjalan.

“Raker bukan agenda yang sulit dilaksanakan apabila seluruh bidang aktif menyusun dan menyerahkan program kerjanya masing-masing. Dengan begitu, pelaksanaannya bisa lebih cepat dan terarah,” katanya.***

Comments (0)
Add Comment