SERANG– Tidak hanya soal bisa mengendarai motor, menjadi pengendara muda yang aman butuh bekal lengkap. Hal inilah yang diuji Honda Banten dalam ajang #Cari_Aman Academy Bootcamp 2026.
Sebanyak 15 pelajar dari SMKN 5 Kota Serang yang merupakan sekolah binaan safety riding Honda Banten, mengikuti seleksi ketat pada Senin (28/9/2026).
Mereka diuji tidak hanya soal teknik berkendara, tapi juga pengetahuan dan kemampuan komunikasi.
Manager Safety Riding Honda Banten, Andung Puji Raharjo mengatakan, program ini dirancang untuk mencetak duta keselamatan berkendara di kalangan pelajar.
“Kami ingin pelajar tidak hanya paham teori, tapi juga mampu praktik di jalan dan menularkan pesan #Cari_Aman ke teman-temannya. Mereka harus jadi contoh,” ujar Andung.
Dalam bootcamp tersebut, ada tiga materi utama yang diujikan. Pertama, tes teori untuk mengukur pemahaman prinsip dasar keselamatan dan cara membaca potensi bahaya di jalan.
Kedua, peserta ditantang menyampaikan materi kampanye #Cari_Aman 5P+ dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami teman sebaya. Aspek ini dinilai penting agar pesan keselamatan tidak berhenti di diri sendiri.
Ketiga, ujian praktik melalui slalom course dan teknik pengereman. Di tahap ini, kontrol kendaraan, keseimbangan, dan ketepatan saat manuver menjadi poin penilaian.
Setelah melalui ketiga tahapan, terpilih dua peserta terbaik yakni M. Refi Maulana dan M. Irfan Taufik. Keduanya akan mewakili Banten di tingkat nasional.
Bootcamp nasional sendiri akan digelar di Safety Riding Center Astra Motor Jawa Tengah pada 6–8 Oktober 2026. Mereka akan bersaing dengan perwakilan duta #Cari_Aman dari seluruh Indonesia.
Melalui program ini, PT Mitra Sendang Kemakmuran selaku Main Dealer Honda Banten berharap lahir pengendara muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga bertanggung jawab dan peduli keselamatan orang lain.***